Efektivitas Madu Randu dengan Dosis Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan Ikan Nila Oreochromis niloticus
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Rafi, Muhammad
Mulya, Muhammad Arif
Ramadhani, Dian Eka
Metadata
Show full item recordAbstract
Ikan nila Oreochromis niloticus merupakan salah satu komoditas utama budidaya air tawar di Indonesia, namun produktivitasnya terkendala tingginya biaya pakan dan kurangnya nutrisi optimal. Madu randu merupakan salah satu produk alami yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ikan. Penelitian terapan ini bertujuan untuk mengevaluasi madu randu terhadap performa pertumbuhan benih ikan nila dengan dosis berbeda melalui pakan terhadap laju pertumbuhan benih ikan nila. Penelitian ini menggunakan benih ikan nila dengan ukuran 4–6 cm berjumlah 30 ekor/hapa dan dipelihara selama 35 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, diantaranya kontrol, dan penambahan madu randu dengan dosis 2%,4%,6%. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, sintasan, rasio konversi pakan, efesiensi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian madu randu menghasilkan nilai pertumbuhan benih ikan nila dengan hasil terbaik pada penelitian ini dengan dosis 4%. Nile tilapia Oreochromis niloticus is a key freshwater aquaculture commodity in Indonesia; however, its productivity is constrained by high feed costs and suboptimal nutrition. Kapok honey (madu randu) is a natural product with the potential to enhance fish growth. This applied study aimed to evaluate the effect of varying dietary dosages of kapok honey on the growth performance of Nile tilapia fingerlings. The study utilized Nile tilapia fingerlings (4–6 cm in size) stocked at 30 fish per hapa and reared for 35 days. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, featuring four treatments and three replicates: a control group and groups receiving kapok honey at dosages of 2%, 4%, and 6%. Observed parameters included absolute length growth, absolute weight growth, specific growth rate, survival rate, feed conversion ratio, and feed efficiency. The results indicated that the administration of kapok honey improved growth performance, with the 4% dosage yielding the best results in this study.

