Efektivitas Kedalaman Air terhadap Performa Pertumbuhan Benih Ikan Molly Poecilia sphenops pada Wadah Terkontrol
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
SUWANDI, HAFIS
Effendi, Irzal
Hendriana, Andri
Metadata
Show full item recordAbstract
Permintaan benih ikan molly mencapai 47.914.049 ekor pada tahun 2024, namun ketersediaannya belum mampu memenuhi kebutuhan pasar akibat rendahnya produksi dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan menentukan
kedalaman air terbaik untuk mengoptimalkan pertumbuhan benih ikan molly. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan kedalaman air, yaitu 15, 20, 25, dan 30 cm, masing-masing dengan tiga ulangan. Pakan diberikan secara at satiation, sedangkan kualitas air dipantau melalui pengukuran suhu, pH, DO, dan amonia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman air 25 cm memberikan hasil terbaik (P < 0,05), dengan laju pertumbuhan panjang harian 4,1 ± 0,03%, pertumbuhan bobot mutlak 0,88 ± 0,04 g, pertumbuhan
panjang mutlak 1,70 ± 0,05 cm, kelangsungan hidup 87%, rasio konversi pakan 1,35 ± 0,05, dan water use efficiency 0,42 g L-1. Perbedaan kedalaman air terbukti meningkatkan produktivitas pembenihan ikan molly. Demand for molly fish fry reached 47.914.049 fry in 2024, but supply has not been able to meet market demand due to low production and productivity. This study aims to determine the optimal water depth for maximizing the growth of molly fish fry. The study used a completely randomized design with four water level treatments 15, 20, 25, and 30 cm each with three replicates. Feed was provided at satiation, while water quality was monitored by measuring temperature, pH, dissolved oxygen (DO), and ammonia. The results showed that a water depth of 25 cm yielded the best results (P < 0,05), with a daily growth rate in length of 4,1 ± 0,03%, absolute weight gain of 0,88 ± 0,04 g, absolute length gain of 1,70 ± 0,05 cm, survival rate of 87%, feed conversion ratio of 1,35 ± 0,05, and water use efficiency of 0,42 g L -1. Differences in water depth were shown to increase molly fish hatchery productivity.

