Potensi Nanopartikel Kitosan untuk Pengendalian Penyakit Antraknosa pada Tanaman Cabai
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
AGUSTINA, NANDA
Widodo
Tondok, Efi Toding
Metadata
Show full item recordAbstract
Cabai adalah salah satu komoditas hortikultura penting dengan nilai ekonomi tinggi, tetapi produktivitasnya sering menurun akibat penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum acutatum species complex. Pengendalian penyakit antraknosa masih bertumpu pada fungisida yang menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan salah satunya dengan nanopartikel kitosan. Nanopartikel kitosan adalah kitosan yang telah dimodifikasi ukurannya menjadi nano berkisar antara 10-1000 nm. Penelitian bertujuan mengetahui potensi nanopartikel kitosan untuk pengendalian penyakit antraknosa pada tanaman cabai. Penelitian dilakukan secara in vitro melalui peracunan media tumbuh, secara in vivo melalui coating pada produk pascapanen dan pengaplikasian secara langsung pada tanaman cabai. Pengujian secara in vitro pada konsentrasi 0,5% mampu menghambat pertumbuhan diameter koloni sebesar 84% tetapi masih belum lebih efektif dibandingkan fungisida. Pengujian in vivo melalui coating pada produk pascapanen meskipun menunjukkan adanya kecenderungan penurunan insidensi penyakit tetapi berdasarkan hasil uji statistik belum menunjukkan perbedaan yang nyata. Pengaplikasian secara langsung pada tanaman cabai tidak dapat diamati hingga akhir karena tanaman mengalami kekeringan. Namun, nanopartikel kitosan menunjukkan kecenderungan membantu pemulihan pertumbuhan tanaman setelah kekeringan. Perlakuan konsentrasi 0,2% menghasilkan perkembangan tajuk yang paling baik, jumlah tanaman dan cabang yang kembali hidup paling banyak, meskipun belum menunjukkan perbedaan nyata.
Collections
- UF - Plant Protection [2571]

