| dc.description.abstract | Tanah longsor di kawasan Star Energy Geothermal Darajat II memicu kerusakan fisik tanah berupa hilangnya lapisan topsoil dan penurunan fungsi hidrologis. Penelitian ini bertujuan menghitung laju infiltrasi serta menganalisis pengaruh kerapatan vegetasi dan sifat fisik tanah terhadap laju infiltrasi di lahan rehabilitasi Star Energy Geothermal Darajat II. Pengukuran laju infiltrasi dilakukan menggunakan double ring infiltrometer, analisis vegetasi menggunakan metode jalur berpetak, dan hubungan antar variabel diuji menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata laju infiltrasi area rehabilitasi 1 sebesar 25,33 cm/jam (sedang), sedangkan area rehabilitasi 2 sebesar 11,18 cm/jam (agak lambat). Perbedaan laju infiltrasi antara kedua area dipengaruhi oleh kerapatan vegetasi tinggi, kelembaban tanah rendah, bobot isi yang rendah, bahan organik tanah tinggi dan porositas yang lebih tinggi pada area rehabilitasi 1. Kerapatan pohon (r=0,77) dan kelembaban tanah (r=-0,68) berpengaruh signifikan terhadap laju infiltrasi. Semakin tinggi kerapatan pohon maka laju infiltrasi semakin meningkat, sedangkan semakin tinggi kelembaban tanah maka laju infiltrasi semakin rendah. | |