Show simple item record

dc.contributor.authorYunianto, Hery
dc.date.accessioned2010-05-10T03:38:37Z
dc.date.available2010-05-10T03:38:37Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/17640
dc.description.abstractKebutuhan bahan baku industri perkayuan akhii-akhir ini yang diperhitungkan sekitar 58,87 juta m3/tahun. Sementara itu produksi kayu bulat yang berasal dari hutan alam selama lima tahun terakhir cenderung menurun dan masih dibawah kebutuhan Pada tahun 1994/1995 produksi kayu bulat dari HPH sebanyak 17,31 juta m3 sedangkan pada tahun 1998/1999 menurun menjadi 10,18 juta m3 (Direktorat Produksi Hasil Hutan, 2000). Dan sekitar 70% dari produksi kayu tahunan yang tersebut diatas mempakan kayu dari jenis-jenis pohon yang termasuk famili Dipterocarpaceae (Mangundikoro, 1987).Data ini menimbnlkan kekhawatiran karena untuk mencukupi kapasitas industri kayu terpasang saat ini, akan memaksa masyarakat untuk memenuhinya dari hutan alam secara ilegal.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleProduksi Massal Stek Pucuk Meranti untuk Rehabilifasi Hutan Sekunder di Leuwiliang Bogorid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record