Pengembangan Agroeduekowisata di Desa Wisata Leuwimalang Kabupaten Bogor Jawa Barat
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Adhityara, Nashattra Zasqia
Bonanza, Occy
Metadata
Show full item recordAbstract
Desa Wisata Leuwimalang merupakan desa wisata rintisan yang memiliki potensi alam, pertanian, peternakan, dan budaya lokal, namun belum dikelola secara optimal akibat keterbatasan kelembagaan, sumber daya manusia, fasilitas, dan promosi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi wisata, menganalisis karakteristik, persepsi, preferensi, dan motivasi pengelola serta wisatawan, mengkaji kesiapan masyarakat, serta menyusun strategi pengembangan agroeduekowisata. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods)melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Leuwimalang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi agroeduekowisata melalui integrasi kegiatan pertanian, edukasi, ekowisata, dan Community Based Tourism (CBT). Analisis SWOT menghasilkan 22 strategi pengembangan lalu disusun ke dalam
implementasi jangka pendek, menengah, dan panjang. Luaran penelitian berupa flyer promosi, buku saku pengelola, dan buku saku pengunjung sebagai media edukasi dan panduan implementasi. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan pengembangan Desa Wisata Leuwimalang. Leuwimalang Tourism Village is an emerging tourism village with considerable potential in natural resources, agriculture, livestock, and local culture. However, these resources have not been optimally developed due to limitations in institutional capacity, human resources, facilities, and destination
promotion. This study aimed to identify tourism potential, analyze the characteristics, perceptions, preferences, and motivations of tourism managers and visitors, assess community readiness, and formulate an agro-edu-ecotourism development strategy. A mixed methods approach was employed through observations, interviews, questionnaires, and SWOT analysis. The results indicate that has strong potential to be developed as an agro-edu-ecotourism destination by integrating agricultural activities, education, ecotourism, and the principles of Community-Based Tourism (CBT). The SWOT analysis produced 22 development
strategies, which were organized into short, medium, and long-term implementation plans. The outputs of this study include promotional flyer, a management handbook, and a visitor handbook as educational media and implementation guidelines. The findings are expected to serve as a reference for the future development of Leuwimalang Tourism Village.
Collections
- UF - Ecotourism [350]

