Show simple item record

dc.contributor.advisorAstuti, Vivien Febri
dc.contributor.authorHabibah, Manda Nur Iryanti
dc.date.accessioned2026-07-24T02:59:03Z
dc.date.available2026-07-24T02:59:03Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175690
dc.description.abstractPerkembangan media sosial memberikan peluang dalam penyampaian informasi publik, termasuk layanan pertanahan. Pesan digital dapat dimaknai berbeda karena dipengaruhi pengalaman dan pengetahuan audiens. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses encoding konten edukasi pertanahan pada akun TikTok @dokterpertanahan serta menganalisis resepsi audiens terhadap konten tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses encoding dilakukan melalui identifikasi kebutuhan informasi masyarakat, penyusunan pesan berdasarkan isu dan regulasi pertanahan, serta pengemasan informasi melalui bahasa sederhana dan fitur interaktif TikTok. Resepsi audiens pada penelitian ini menghasilkan tiga posisi pemaknaan, yaitu dominant-hegemonic, negotiated, dan oppositional. Audiens secara aktif memaknai pesan berdasarkan pengalaman dan kebutuhan informasi masing-masing, sehingga konten berperan sebagai media edukasi awal mengenai layanan pertanahan.
dc.description.abstractThe development of social media has created opportunities for disseminating public information, including land administration services. Digital messages can be interpreted differently depending on the audience’s experiences and knowledge. This study aims to analyze the encoding process of land administration educational content on the TikTok account @dokterpertanahan and to analyze audience reception of that content. This study employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as observation, in-depth interviews, documentation, and literature review. The results indicate that the encoding process involves identifying the public’s information needs, crafting messages based on land-related issues and regulations, and presenting information using simple language and TikTok’s interactive features. Audience reception in this study yielded three interpretive positions: dominant-hegemonic, negotiated, and oppositional. The audience actively interprets the messages based on their individual experiences and information needs, thereby positioning the content as an initial educational medium regarding land administration services.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Resepsi Audiens terhadap Konten TikTok @dokterpertanahan sebagai Media Edukasi Pertanahanid
dc.title.alternativeAnalysis of Audience Reception of TikTok Content from @dokterpertanahan as a Land Education Medium
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordreception analysisid
dc.subject.keywordaudiensid
dc.subject.keywordland educationid
dc.subject.keywordcommunicationid
dc.subject.keywordTikTokid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record