Transfer Pengetahuan Pengelolaan Hutan pada Masyarakat Adat Kasepuhan Gelar Alam
Abstract
Permasalahan lingkungan hidup akibat deforestasi terus meningkat dan berdampak pada perubahan iklim serta hilangnya biodiversitas karena rendahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang lingkungan. Masyarakat adat Kasepuhan Gelar Alam memiliki sistem pengelolaan hutan tradisional berupa leuweung titipan, leuweung tutupan, dan leuweung garapan yang diwariskan melalui proses transfer pengetahuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan tradisional pengelolaan hutan, tingkat pemahaman generasi muda, serta proses transfer pengetahuan kepada generasi muda. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap informan kunci yang dipilih menggunakan snowball sampling dan generasi muda yang dipilih menggunakan accidental sampling. Data dianalisis dengan analisis tematik induktif dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai ketiga jenis leuweung paling banyak dimiliki oleh kelompok remaja akhir, namun tingkat pemahaman generasi muda masih tergolong rendah. Transfer pengetahuan berasal dari orang tua dan baris kolot melalui cerita serta percakapan sehari-hari.

