Efek Pemberian Infusa Serai Dapur (Cymbopogon citratus)Terhadap Malondialdehida Ginjal Tikus Jantan
Date
2026Author
JAMIL, MUHAMMAD IRSYAD
Satyaningtijas, Aryani Sismin
Rotinsulu, Dordia Anindita
Metadata
Show full item recordAbstract
Malondialdehida (MDA) merupakan biomarker yang digunakan untuk
mengukur tingkat stres oksidatif akibat proses peroksidasi lipid. Serai dapur
(Cymbopogon citratus) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid,
fenolik, dan sitral yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa serai dapur terhadap kadar
MDA ginjal tikus jantan. Penelitian menggunakan tikus jantan yang dibagi menjadi
kelompok kontrol serta kelompok perlakuan dengan pemberian infusa serai dapur
kadar 20% dan 80% dengan volume 1 mL/hari selama 14 hari. Setelah perlakuan,
kadar MDA ginjal diukur menggunakan metode spektrofotometri. Data dianalisis
secara statistik menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pemberian infusa serai dapur dengan kadar 20% dan 80% tidak berpengaruh
secara signifikan terhadap kadar MDA ginjal tikus jantan dibandingkan dengan
kontrol (p>0,05). Pemberian infusa serai dapur selama 14 hari dengan kadar 20%
dan 80% tidak mengindikasikan adanya peningkatan stres oksidatif pada ginjal
tikus jantan, namun infusa serai dapur 20% cenderung menurunkan kadar MDA,
sedangkan infusa serai dapur 80% cenderung meningkatkan kadar MDA.

