| dc.description.abstract | Ketepeng cina (Cassia alata) merupakan tanaman obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, termasuk konstipasi, namun data keamanannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi profil keamanan ekstrak etanol daun Cassia alata melalui uji toksisitas subkronik selama 28 hari pada tikus Sprague-Dawley. Parameter yang diamati meliputi mortalitas, gejala klinis, bobot badan, serta bobot dan makroanatomi organ. Tikus diberi ekstrak dengan dosis 100, 300, dan 900 mg/kgBB, kemudian dianalisis menggunakan uji one-way ANOVA. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, saponin, dan kuinon. Tidak ditemukan mortalitas, gejala klinis toksisitas, maupun perbedaan signifikan pada bobot badan dan bobot organ relatif (p>0,05). Selain itu, tidak ditemukan perubahan makroanatomi organ pada seluruh kelompok, termasuk kelompok satelit. Dengan demikian, ekstrak etanol daun ketepeng cina tidak menimbulkan efek toksik sistemik hingga dosis 900 mg/kgBB selama 28 hari dan berpotensi dikembangkan sebagai obat herbal jangka menengah. | |