Produksi E-Magazine Nyawang Galuh sebagai Media Promosi Pariwisata dan Pelestarian Bahasa Sunda di Kabupaten Ciamis
Abstract
Proyek e-magazine Nyawang Galuh merupakan media promosi digital yang dirancang untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Ciamis melalui pendekatan komunikasi visual berbasis budaya lokal. Pengembangan media ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan media digital dalam promosi pariwisata serta semakin berkurangnya penggunaan bahasa Sunda pada media digital. E-magazine ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga mendukung pelestarian bahasa dan budaya Sunda.
Proses pengembangan dilakukan melalui tahapan observasi, wawancara, studi literatur, perancangan konsep, penyusunan konten, perancangan visual, produksi, hingga finalisasi. Produk yang dihasilkan memuat informasi mengenai sejarah Kabupaten Ciamis, destinasi wisata, budaya, seni, kuliner, kriya, kegiatan daerah, dan semboyan Mahayuna Ayuna Kadatuan. Seluruh konten disajikan dalam bahasa Sunda dengan dukungan elemen desain komunikasi visual yang menarik dan komunikatif.
Dalam prosesnya, terdapat tantangan berupa keterbatasan dokumentasi visual, penyesuaian penggunaan bahasa Sunda bagi generasi muda, serta konsistensi desain. Tantangan tersebut diatasi melalui optimalisasi aset visual, penggunaan bahasa Sunda yang lebih mudah dipahami, dan penerapan pedoman visual yang konsisten. Hasil akhir berupa e-magazine digital berformat PDF yang dapat diakses melalui berbagai perangkat elektronik dan diharapkan mampu meningkatkan promosi pariwisata Kabupaten Ciamis sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian bahasa dan budaya Sunda. The Nyawang Galuh e-magazine project is a digital promotional medium designed to introduce the tourism and creative economy potential of Ciamis Regency through a visual communication approach based on local culture. The development of this media was motivated by the suboptimal use of digital media for tourism promotion and the declining use of the Sundanese language in digital platforms. Therefore, this e-magazine is expected to function not only as a promotional tool but also as a medium for preserving Sundanese language and culture.
The development process involved observation, interviews, literature studies, concept development, content preparation, visual design, production, and finalization. The resulting product contains information on the history of Ciamis Regency, tourist destinations, culture, arts, culinary traditions, crafts, regional activities, and the slogan *Mahayuna Ayuna Kadatuan*. All content is presented in the Sundanese language and supported by engaging and communicative visual communication design elements.
Several challenges were encountered during the development process, including limited visual documentation of certain tourist destinations, adapting the Sundanese language to remain accessible to younger audiences, and maintaining design consistency throughout the e-magazine. These challenges were addressed through visual asset optimization, the use of more accessible Sundanese language, and the implementation of consistent visual guidelines. The final product is a PDF-based digital e-magazine accessible across various electronic devices and is expected to enhance tourism promotion in Ciamis Regency while contributing to the preservation of Sundanese language and culture.

