| dc.description.abstract | Pembangunan tol dan penetapan Kawasan Selingkar Wilis diduga sebagai pemicu terjadinya perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Madiun. Hal tersebut dikhawatirkan akan mengganggu luasan lahan sawah di Kabupaten Madiun. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan sebaran tutupan lahan periode 2009-2024, menganalisis luas perubahan penggunaan lahan periode 2014-2019, serta mengkaji pengaruh karakteristik wilayah terhadap perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Madiun. Analisis dilakukan menggunakan citra Landsat, data penggunaan lahan, RTRW, nilai tanah, dan kerawanan bencana dengan metode klasifikasi citra serta analisis overlay berbasis GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan didominasi peningkatan daerah terbangun dan tanah terbuka, serta penurunan tanah bervegetasi. Perubahan penggunaan lahan terbesar terjadi pada konversi sawah non irigasi dan tegalan menjadi kebun campuran, terutama di wilayah selatan yang dipengaruhi peningkatan aksesibilitas infrastruktur. Analisis kesesuaian RTRW menunjukkan penggunaan lahan selaras berkisar 48-49%, sementara ketidaksesuaian meningkat dari 35% menjadi 42% pada tahun 2019, didominasi kebun campuran pada kawasan hutan produksi. Nilai tanah tinggi terkonsentrasi pada kawasan permukiman, sedangkan wilayah rawan banjir didominasi penggunaan lahan kampung dan sawah irigasi, serta kerawanan longsor tinggi berada pada wilayah perbukitan selatan. Temuan ini menunjukkan bahwa dinamika penggunaan lahan di Kabupaten Madiun dipengaruhi oleh faktor aksesibilitas, kondisi fisik wilayah, dan tekanan pembangunan terhadap ruang. | |