| dc.contributor.advisor | Satyaningtijas, Aryani Sismin | |
| dc.contributor.advisor | Ekastuti, Damiana Rita | |
| dc.contributor.author | Maharani, Aliyya | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-21T15:29:08Z | |
| dc.date.available | 2026-07-21T15:29:08Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175307 | |
| dc.description.abstract | Busulfan merupakan agen kemoterapi yang efektif membunuh sel kanker, namun metabolit dari busulfan juga dapat menimbulkan kerusakan pada sel sehat sehingga diperlukan agen antioksidan seperti ciplukan. Ciplukan adalah tanaman yang memiliki kandungan senyawa aktif seperti flavanoid dan physalin dengan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui indikator stres tikus betina yang diinduksi busulfan dan ekstrak daun ciplukan (Physalis angulata L.) dengan perlakuan berbeda melalui perhitungan kadar glukosa dan rasio N/L. Sebanyak 20 ekor tikus galur Sprague-Dawley betina dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu I (kontrol), II (busulfan), III (ciplukan), IV (busulfan – ciplukan berjangka), V (busulfan – ciplukan bersamaan). Busulfan diberikan pada hari ke-0 melalui rute intraperitoneal dengan dosis 40 mg/kgBB pada kelompok II, IV, V. Ekstrak daun ciplukan diberikan melalui per oral selama 28 hari pada kelompok III dan V, serta pemberian selama 14 hari pada kelompok IV. Sampel darah diambil pada hari ke- 28 perlakuan per kelompok. Indikator yang diukur adalah kadar glukosa dan rasio neutrofil/limfosit. Indikator stres pada kelompok tikus yang diinduksi busulfan cenderung mengalami peningkatan dan terjadi penurunan pada kelompok yang diberi ekstrak etanol daun ciplukan (P>0,05). Simpulan penelitian ini adalah bahwa ekstrak etanol daun ciplukan cenderung menurunkan kadar glukosa darah dan rasio N/L | |
| dc.description.abstract | Busulfan is a chemotherapeutic agent whose metabolites can damage healthy cells. Ciplukan (Physalis angulata L.), rich in flavonoids and physalins, may provide antioxidant protection. This study aims to determine the stress indicators of female rats induced by busulfan and ciplukan leaf extract (Physalis angulata L.) with different treatments by calculating glucose levels and the N/L ratio. A total of 20 female Sprague-Dawley rats were divided into 5 groups, namely I (control), II (busulfan), III (ciplukan), IV (busulfan – future ciplukan), V (busulfan – concurrent ciplukan). Busulfan was administered intraperitoneally on day 0 at a dose of 40 mg/kg body weight in groups II, IV, and V. Ciplukan leaf extract was given orally for 28 days in groups III and V, and for 14 days in group IV. Blood samples were taken on the 28th day of treatment per group. The stress indicators measured were glucose levels and neutrophil/lymphocyte ratio. The group of rats that were induced by busulfan tended to increase and there was a decrease tendency the group that was given the ethanol extract of ciplukan leaves (P>0.05). It was concluded that the ethanol extract of ciplukan leaves tends to reduce blood glucose levels and the N/L ratio. | |
| dc.description.sponsorship | Dana Kemenristekdikti skema BIMA | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Kadar Glukosa dan Rasio N/L pada Tikus Betina yang Diinduksi Busulfan dan Diberi Ekstrak Etanol Daun Ciplukan | id |
| dc.title.alternative | Glucose Levels and N/L Ratio in Female Rats Induced Busulfan and Given Ethanol Extract of Ciplukan Leaves | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | busulfan | id |
| dc.subject.keyword | daun ciplukan | id |
| dc.subject.keyword | kadar glukosa | id |
| dc.subject.keyword | rasio N/L | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |