IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      DISTRIBUSI, ADAPTASI DAN KONEKTIVITAS POPULASI KEPITING PASIR (Hippa adactyla) DI INDONESIA

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (647.6Kb)
      Fulltext (2.720Mb)
      Lampiran (334.8Kb)
      Date
      2026
      Author
      Susilo, Vendi Eko
      Perwitasari, Raden Roro Dyah
      Farajallah, Achmad
      Wardiatno, Yusli
      Wowor, Daisy
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hippa adactyla merupakan kepiting pasir (Famili Hippidae) yang mendiami ekosistem berpasir di zona intertidal. Hippa adactyla memiliki siklus hidup mulai dari fase larva yang bersifat planktonik dengan durasi yang panjang yaitu 29 sampai 52 hari, sehingga berpotensi tersebar luas oleh arus laut. Fase dewasa bersifat sedenter atau menetap pada habitat pantai berpasir. Hippa adactyla memiliki distribusi luas, yaitu tersebar dari pesisir Afrika Timur, Laut Merah, pantai selatan India, Asia Tenggara, hingga wilayah Pasifik Barat, sehingga menjadikan H. adactyla relevan dengan hipotesis panmitik. Distribusi aktual H. adactyla diperkirakan belum sepenuhnya diketahui, mengingat keberadaan spesies ini terfragmentasi pada berbagai kondisi geografis pantai, oceonografi dan bergantung pada upaya sampling yang menyeluruh diseluruh perairan pantai. Sebaran H. adactyla di sepanjang pantai kepulauan Indonesia yang kompleks perlu dipetakan secara jelas untuk pengujian konektivitas populasi dan hipotesis panmiktik. Organisme laut dengan karakteristik larva bersifat pelagik sering menunjukkan fenomena adanya diferensiasi genetik yang tidak sejalan dengan jarak geografis. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1. Mendokumentasikan dan memverifikasi catatan sebaran baru H. adactyla di Selat Bali, 2. Mengkonfirmasi keberadaan H. adactyla di Selat Lombok, 3. Membedakan genetik populasi H. adactyla di Paparan Sunda dan 4. Menganalisis tingkat konektivitas dan struktur populasi H. adactyla di Indoensia. Pengambilan sampel kepiting pasir dilakukan di Sumatra (Padang, Bengkulu, Enggano dan Lampung), Jawa (Ujung kulon, Pangandaran, Sawarna, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Situbondo), Selat Bali (Karangasem) dan Kupang mulai Mei 2023 sampai Juli 2025. Koleksi dilakukan pada pagi hari antara pukul 06.00 sampai 10.00 dan sore hari hari jam 16.00 sampai jam 18.00 WIB pada saat pasang air laut tidak optimal. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah pancing dengan umpan ikan lemuru dan cumi-cumi untuk mengumpulkan sampel. Dokumentasi warna karapas dan substrat menggunakan colorimeter WR10 untuk analisis color matching. Analisis komposisi substrat menggunakan Sieve Shaker AS 300 Control RETSCH dengan enam mess size (4 mm, 2 mm, 1 mm, 500 µm, 250 µm, dan 63 µm). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode road sampling, menyusuri garis pantai di lokasi yang telah ditentukan. Koleksi sampel dilakukan secara langsung dengan tangan (hand picking) dan menggunakan umpan berupa ikan lemuru serta cumi-cumi. Umpan diletakkan di tepi swash zone, kemudian ditunggu selama 30 menit. Apabila umpan termakan, maka posisi umpan akan tenggelam ke dalam substrat, kemudian dilakukan koleksi secara langsung menggunakan skop. Proses identifikasi sampel kepiting pasir dilakukan di Laboratorium Biosistematika dan Ekologi Hewan, Departemen Biologi, IPB University berdasarkan kunci identifikasi dari Boyko dan Harvey (1999) dan Osawa et al. (2010). Hippa adactyla dan Albunea symmysta ditemukan di Selat Bali, di bagian selatan Jawa Timur, tepatnya di pantai Watu Ulo, Kabupaten Jember dan di pantai utara yaitu pantai Panarukan, Kabupaten Situbondo, kecuali di Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi hanya ditemukan H. adactyla. Temuan ini menjadi catatan distribusi baru yang melengkapi informasi sebaran kelompok Hippoidea di kawasan Selat Bali. Warna karapas H. adactyla secara konsisten menyerupai warna substrat pasir lokal, hal tersebut mengindikasikan adanya color matching yang kuat sebagai adaptasi kepiting pasir terhadap latar visual habitat. Perbedaan nilai ?E (variasi perbedaan warna total) antar lokasi yang signifikan menegaskan bahwa kesesuaian warna tersebut bersifat spesifik lokasi, dan mencerminkan respons terhadap variasi karakteristik substrat. Kelimpahan tertinggi H. adactyla ditemukan pada substrat dengan ukuran butir menengah (fine sand), sementara substrat yang didominasi fraksi sangat halus atau terlalu kasar menunjukkan kelimpahan yang lebih rendah. Pola ini mengindikasikan adanya ukuran butir yang optimum untuk mendukung kemampuan penggalian dan penggunaan habitat secara efisien. Secara keseluruhan, distribusi H. adactyla ditentukan oleh interaksi antara kesesuaian warna karapas kepiting dan substrat serta karakteristik fisik sedimen. Color matching berfungsi sebagai mekanisme kamuflase yang selaras dengan kondisi visual lokal, sedangkan ukuran butir sedimen berperan sebagai faktor pembatas utama dalam menentukan kesesuaian habitat dan kelimpahan populasi di lingkungan pantai berpasir. Distribusi H. adactyla dan Hippa ovalis yang ditemukan di pantai timur pulau Bali adalah catatan baru. Hippa ovalis ditemukan di dua lokasi yaitu pantai Karangasem dan pantai Tanah Ampo. Hippa adactyla ditemukan di empat lokasi yaitu pantai Karangasem, pantai Jasri, pantai Goa Lawah dan pantai Keramas. Variasi genetika pada H. adactyla dan H. ovalis berkisar antara 0,000 sampai dengan 0,003. Rekonstruksi pohon phylogeni menunjukkan adanya pengelompokan yang berbeda antara H. adactyla dan H. ovalis dengan jarak genetik sebesar 0,2. Berdasarkan analisis genetik, didapatkan differensiasi genetik antar populasi H. adactyla di kawasan Sundaland yang meliputi Sumatra (Bengkulu, Padang dan, Lampung) dan Jawa (Pangdanaran dan Banyuwangi). Analisis haplotipe lebih lanjut di Sundaland mengungkapkan adanya 15 haplotipe yang menunjukkan pola sharing serta karakter spesifik tertentu. Analisis komposisi haplotipe, tingkat keragaman haplotipe, rekonstruksi filogeni, AMOVA, dan jaringan haplotipe secara konsisten menunjukkan bahwa populasi kepiting pasir H. adactyla di perairan Indonesia memiliki tingkat konektivitas genetik yang tinggi dan cenderung membentuk satu kesatuan populasi yang disebut sebagai panmiktik. Keragaman haplotipe yang relatif tinggi dengan diferensiasi genetik yang rendah antar lokasi, disertai tidak terbentuknya klade filogenetik yang terpisah secara geografis, mengindikasikan lemahnya struktur populasi pada skala antar pulau maupun antar provinsi. Hasil AMOVA yang didominasi oleh variasi genetik dalam populasi, serta nilai FST yang rendah hingga sedang, memperkuat indikasi bahwa aliran gen berlangsung efektif di antara populasi-populasi pesisir. Pola jaringan haplotipe yang menampilkan haplotipe umum dengan sebaran luas semakin menegaskan adanya pertukaran gen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175286
      Collections
      • DF - Mathematics and Natural Science [496]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository