Analisis Indeks Kenyamanan Iklim (THI, TCI, HCI) terhadap Jumlah Wisatawan di Candi Prambanan Tahun 2022–2025
Abstract
Kenyamanan iklim merupakan salah satu faktor yang dapat berpengaruh
terhadap aktivitas wisata luar ruangan, seperti di Candi Prambanan. Penelitian ini
bertujuan menganalisis tingkat kenyamanan iklim menggunakan Temperature
Humidity Index (THI), Tourism Climate Index (TCI), dan Holiday Climate Index
(HCI), serta pengaruhnya terhadap variasi jumlah wisatawan di Candi Prambanan
tahun 2022–2025. Data yang digunakan meliputi beberapa parameter meteorologi,
jumlah kunjungan wisatawan di Candi Prambanan, dan jumlah hari libur di
Yogyakarta yang dianalisis menggunakan metode deskriptif, korelasi Pearson, dan
regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bulan Juli–Agustus
nilai TCI dan HCI lebih tinggi, sedangkan THI lebih rendah. Hal ini menunjukkan
bahwa kondisi yang lebih nyaman untuk aktivitas wisata luar ruangan terjadi pada
musim kemarau karena suhu udara, kelembapan relatif, dan curah hujan lebih
rendah dibandingkan musim hujan. Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa
wisatawan mancanegara lebih sensitif terhadap kenyamanan iklim dibandingkan
wisatawan nusantara. Variabel TCI dan HCI berpengaruh positif signifikan
terhadap jumlah wisatawan mancanegara dengan nilai R² masing-masing sebesar
0,44 dan 0,55. Sebaliknya, THI memiliki nilai R² terbesar pada wisatawan
nusantara sebesar 0,29. Pada wisatawan nusantara, faktor non-iklim, seperti hari
libur terpanjang, lebih berpengaruh terhadap jumlah wisatawan dibandingkan
faktor kenyamanan iklim.

