Show simple item record

dc.contributor.advisorMuhdin
dc.contributor.authorSukma, Gina Zalika
dc.date.accessioned2026-07-20T13:00:38Z
dc.date.available2026-07-20T13:00:38Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175191
dc.description.abstractMetode sampling dalam inventarisasi hutan perlu dipilih berdasarkan kemampuannya dalam menghasilkan estimasi parameter tegakan yang presisi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan presisi estimasi antara plot lingkaran dan bujur sangkar pada tegakan pinus di Tahura Ir. H. Djuanda. Analisis dilakukan menggunakan nilai sampling error, efisiensi relatif, dan koefisien variasi (CV) pada parameter kerapatan (n/ha), LBDS (m²/ha), dan volume (m³/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa plot bujur sangkar menghasilkan nilai sampling error yang lebih rendah dibandingkan plot lingkaran pada seluruh parameter tegakan, yaitu sebesar 13,65%; 12,73%; dan 15,66% berturut-turut untuk parameter kerapatan, LBDS, dan volume. Analisis efisiensi relatif juga menunjukkan bahwa plot bujur sangkar menghasilkan ragam 27,09% hingga 32,84% lebih kecil dibandingkan plot lingkaran. Plot bujur sangkar secara konsisten menunjukkan nilai CV yang lebih rendah pada seluruh parameter tegakan, sehingga mampu menghasilkan set data yang memiliki keragaman relatif lebih rendah dibandingkan dengan plot lingkaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa plot bujur sangkar lebih sesuai untuk digunakan pada inventarisasi tegakan pinus yang memiliki variasi struktur, karena menghasilkan estimasi yang lebih presisi dibandingkan plot lingkaran.
dc.description.abstractForest inventory sampling methods should be selected based on their ability to produce precise stand parameter estimates. This study aimed to compare the estimation precision of circular and square plots in pine stand at Tahura Ir. H. Djuanda. The analysis was conducted using sampling error, relative efficiency, and coefficient of variation (CV) on stand density (n/ha), basal area (m²/ha), and volume (m³/ha). The results showed that square plots produced lower sampling error values than circular plots for all observed stand parameters, namely 13,65%; 12,73%; and 15,66% for density, basal area, and volume, respectively. Relative efficiency analysis also indicated that square plots produced 27,09% to 32,84% lower variance than circular plots. Square plots consistently showed lower CV values for all stand parameters, producing datasets with relatively lower variability compared to circular plots. The findings suggest that square plots are more suitable for inventories of pine stands with structural variation, where they produced more precise estimates than circular plots.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerbandingan Presisi Estimasi Parameter Tegakan Menggunakan Plot Lingkaran dan Bujur Sangkar pada Tegakan Pinus di Tahura Ir. H. Djuandaid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordinventarisasi hutanid
dc.subject.keywordpresisi estimasiid
dc.subject.keywordplot lingkaranid
dc.subject.keywordplot bujur sangkarid
dc.subject.keywordtegakan pinusid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record