Pengembangan Ekowisata Desa Berdasarkan Tingkat Partisipasi Masyarakat Di Desa Wisata Leuwimalang, Kabupaten Bogor
Abstract
Desa Wisata Leuwimalang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang dapat mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya alam dan budaya, menganalisis partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata, serta menyusun program pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Leuwimalang, Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed method) terhadap 120 responden masyarakat serta lima orang asesor. Analisis potensi wisata menggunakan metode skoring berdasarkan tujuh aspek penilaian Avenzora (2008), sedangkan partisipasi menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Leuwimalang memiliki 22 sumber daya alam dan tujuh unsur budaya yang berpotensi sebagai daya tarik ekowisata. Potensi unggulan meliputi Sungai (4.3), Jambu Kristal (4.2), dan Pembuatan Opak (4.0). Partisipasi masyarakat pada tahap perencanaan dan evaluasi berada pada kategori setuju, sedangkan tahap pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan berada pada kategori netral. Hasil penelitian menjadi dasar penyusunan program SAWALA (Sadar Wisata Leuwimalang) untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan ekowisata secara berkelanjutan. Leuwimalang Tourism Village possesses natural and cultural resources that can support the development of community-based ecotourism. This study aims to identify the potential of natural and cultural resources, analyze community participation in ecotourism development, and develop a community empowerment program in Leuwimalang Tourism Village, Bogor Regency. The study employed a mixed-methods approach involving 120 community respondents and five assessors. Tourism potential was analyzed using a scoring method based on seven evaluation aspects outlined by Avenzora (2008), while community participation was assessed using a Likert scale.The results indicate that Leuwimalang Tourism Village possesses 22 natural resources and 7 cultural elements with potential as ecotourism attractions. Key potential attractions include the River (4.3), Crystal Guava (4.2), and Opak Production (4.0). Community participation in the planning and evaluation stages falls into the “agree” category, while participation in the implementation, monitoring, and maintenance stages falls into the “neutral” category. The research findings serve as the basis for developing the SAWALA (Sadar Wisata Leuwimalang) program to enhance community awareness and participation in supporting the sustainable development of ecotourism.
Collections
- UF - Ecotourism [244]

