Profil Resistansi Isolat Escherichia coli Asal Daging Babi yang Dijual Di Pasar Tradisional Manokwari, Papua Barat
Date
2026Author
Butsaynah, Haura Hafsah
Pisestyani, Herwin
Nifa, Firdha Hanan
Metadata
Show full item recordAbstract
Salah satu protein hewani utama di Papua Barat adalah daging babi, yang juga berpotensi membawa E. coli resistan antibiotik. Penelitian ini bertujuan menentukan pola dan tingkat resistansi E. coli yang diisolasi dari daging babi yang dijual di pasar tradisional Manokwari, Papua Barat. Pengujian resistansi dilakukan menggunakan metode disk diffusion Kirby-Bauer serta mengacu pada standar CLSI 2023. Sebanyak 83 isolat E. coli yang diperoleh dari 30 sampel daging babi memiliki tingkat resistansi terhadap antibiotik tetrasiklin (32,5%), diikuti ampisilin (24,1%), trimetoprim-sulfametoksazol (19,3%), siprofloksasin (12%), streptomisin (12%), sefotaksim (8,4%), fosfomisin (2,4%), dan yang terendah adalah kanamisin (1,2%). Tingginya resistansi tetrasiklin diduga akibat penggunaan luas pada peternakan babi, baik untuk terapi maupun non terapi, sehingga meningkatkan tekanan seleksi terhadap bakteri. Isolat E. coli resistan terhadap beberapa antibiotik berpotensi menyebar melalui pangan terkontaminasi dan meningkatkan risiko infeksi sulit diobati yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.

