| dc.description.abstract | Pesatnya pertumbuhan penduduk dan pembangunan di Kota Depok mengakibatkan ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) semakin terbatas. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penilaian kualitas RTH menggunakan pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia (IHBI). Kecamatan Cimanggis, Sukmajaya, dan Cilodong dipilih sebagai lokasi penelitian karena mengalami perkembangan permukiman yang pesat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tipologi RTH publik, menganalisis IHBI pada setiap tipologi, serta merumuskan strategi pengembangan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, digitasi manual, perhitungan IHBI, wawancara, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTH publik terdiri atas sembilan tipologi. Pendekatan IHBI menghasilkan luas RTH yang lebih besar dibandingkan luas RTH formal. Ketersediaan RTH di ketiga kecamatan belum memenuhi kebutuhan minimum berdasarkan luas wilayah maupun jumlah penduduk. Strategi pengembangan diarahkan pada peningkatan kuantitas, kualitas, dan pemerataan RTH melalui optimalisasi sempadan sungai dan jalur hijau, penguatan fungsi ekologis dan sosial, serta kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. | |