Analisis Bentuk Konten Digital Tiktok Taman Kopi Sebagai Media Pemasaran Digital: Studi Kasus Akun Tiktok @Tamankopi
Abstract
Perkembangan TikTok mendorong pelaku usaha memanfaatkan konten digital sebagai media pemasaran. Taman Kopi menggunakan TikTok untuk memperkenalkan usahanya, sementara penelitian terdahulu lebih banyak membahas strategi pemasaran atau model AIDA dan masih terbatas mengkaji bentuk konten digital menggunakan model AIDDA. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk konten digital TikTok Taman Kopi berdasarkan model AIDDA. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konten digital terdiri atas konten informatif, berbasis tren, ambience, dan promosi soft selling. Analisis AIDDA menunjukkan bahwa konten mampu menarik perhatian hingga mendorong audiens berkunjung. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan konsistensi unggahan, penguatan karakteristik konten, dan penyampaian informasi yang lebih lengkap. The growth of TikTok has encouraged businesses to use digital content for marketing. Taman Kopi utilizes TikTok to introduce its business, while previous studies have mainly focused on marketing strategies or the AIDA model, with limited discussion of digital content forms using the AIDDA model. This study aims to analyze Taman Kopi's digital content based on the AIDDA model. A constructivist paradigm with a qualitative case study approach was employed. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review, then analyzed using the Miles and Huberman model with source triangulation. The findings show that Taman Kopi publishes informational, trend-based, ambience, and soft-selling promotional content. The AIDDA analysis indicates that the content successfully attracts attention and encourages audiences to visit. The study recommends improving posting consistency, strengthening content characteristics, and providing more comprehensive information.

