Show simple item record

dc.contributor.advisorAndriyanto
dc.contributor.advisorNovelina, Savitri
dc.contributor.authorAZZAHRA, GISNA
dc.date.accessioned2026-07-17T08:44:37Z
dc.date.available2026-07-17T08:44:37Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174989
dc.description.abstractPegagan (Centella asiatica) dan kunyit (Curcuma longa) merupakan herbal potensial, sebagai bahan pengobatan tradisional dengan efek sinergis apabila dikombinasikan. Pegagan mengandung terpenoid, flavonoid, triterpenoid, dan glikosida, berperan dalam regenerasi sel, sedangkan kunyit mengandung kurkumin, minyak atsiri, dan mineral esensial yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Meskipun kombinasi keduanya telah banyak digunakan, kajian mengenai profil keamanannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menentukan nilai lethal dose 50 (LD50) dan mengevaluasi toksisitas akut kombinasi infusa herba pegagan dan rimpang kunyit pada mencit (Mus musculus). 20 ekor mencit betina galur ddY berbobot 20–30 g dibagi ke dalam satu kelompok kontrol dan empat kelompok perlakuan yang menerima dosis secara peroral sebesar 1, 5, 10, dan 15 g/kg BB menggunakan sonde lambung. Pengamatan dilakukan selama 14 hari meliputi mortalitas, gejala klinis, respons fisiologis, bobot badan, serta bobot organ absolut dan relatif. Nilai LD50 berdasarkan analisis probit diperoleh sebesar 11,88 g/kg BB. Mortalitas terjadi pada kelompok dosis 10 g/kg BB (75%) dan 15 g/kg BB (50%), dosis rendah tidak menyebabkan kematian. Perbedaan signifikan pada bobot organ pencernaan menunjukkan toksisitas muncul pada dosis tinggi. Berdasarkan klasifikasi toksisitas akut oral Frank Lu, kombinasi infusa herba pegagan dan kunyit tergolong toksik ringan, penggunaannya tetap memerlukan perhatian terhadap batas dosis aman.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleUji Toksisitas Akut Kombinasi Infusa Herba Pegagan (Centella asiatica) dan Rimpang Kunyit (Curcuma longa) Pada Mencit (Mus musculus)id
dc.title.alternativeAcute Toxicity Test of the Combination of Gotu Kola (Centella asiatica) Herb and Turmeric (Curcuma longa) Rhizome Infusion in Mice (Mus musculus)
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordinfusaid
dc.subject.keywordrimpang kunyitid
dc.subject.keywordherba pegaganid
dc.subject.keywordmencitid
dc.subject.keyworduji toksisitas akutid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record