Pemanfaatan Berita Viral di Media Sosial sebagai Bahan Pemberitaan dalam Praktik Jurnalisme Digital di Popmama.com
Abstract
Penelitian ini menganalisis pemanfaatan berita viral media sosial sebagai bahan pemberitaan dalam jurnalisme digital di Popmama.com serta proses gatekeeping redaksi sebelum publikasi. Perkembangan media sosial telah mengubah pola konsumsi informasi dan memunculkan konten viral yang cepat menyebar namun sering belum terverifikasi, sehingga Popmama.com sebagai media parenting bagi ibu milenial dan Gen Z menghadapi tantangan dalam menjaga nilai edukasi dan kredibilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam dengan editor dan creative writer, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dimanfaatkan sebagai sumber ide melalui monitoring rutin, identifikasi isu potensial, riset berbasis data, perbandingan lintas platform, serta penilaian kelayakan berdasarkan segmentasi audiens, nilai edukasi, dan dampak sosial positif, sementara proses gatekeeping berlangsung melalui lima level analisis yaitu individu, rutinitas komunikasi, organisasi, institusi sosial, dan sistem sosial yang memengaruhi proses seleksi, verifikasi, dan pengolahan berita viral menjadi artikel jurnalistik yang informatif dan edukatif. This study analyzes the use of viral social media news as a content source
in digital journalism practices at Popmama.com and examines the newsroom
gatekeeping process prior to publication. The rapid development of digital
technology and social media has transformed information consumption patterns
and accelerated the spread of often unverified viral news. As a parenting media
platform targeting millennial and Gen Z mothers, Popmama.com manages such
content while maintaining credibility and educational value. This research uses a
descriptive qualitative approach with a case study method through in-depth
interviews, observation, and documentation. Findings show that social media is
used as an initial source of ideas through routine monitoring, issue identification,
cross-platform comparison, and content feasibility assessment based on audience
segmentation, educational value, and social impact. The gatekeeping process
operates through five levels of analysis: individual, communication routines,
organization, social institutions, and social systems which collectively shape
editorial decisions in selecting, verifying, and developing viral news into
informative and educational articles.

