Etnobotani dan Pengolahan Aren (Arenga pinnata) pada Masyarakat Kasepuhan di Desa Citorek Barat, Lebak, Banten
Abstract
Aren (Arenga pinnata) merupakan sumberdaya hutan yang dimanfaatkan masyarakat Kasepuhan di Desa Citorek Barat. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi profil petani, etnobotani, pengolahan, ekonomi dan regenerasi petani aren pada masyarakat Kasepuhan di Desa Citorek Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan teknik sensus, observasi lapang, dan studi pustaka. Hasil penelitian didapatkan bahwa 29 petani aren, didominasi laki-laki berusia lebih dari 65 tahun yang memperoleh pengetahuan pemanfaatan aren secara turun-temurun. Pengolahan gula cetak, cangkaleng, jamu ngayangan, sapu lidi, kayu bakar, dan berbagai pangan berbasis aren merupakan bentuk pemanfaatan yang dilakukan secara tradisional. Kearifan lokal berupa penggunaan raru, pamepes, serta pembacaan jampe-jampe. Nilai ekonomi usahatani aren rendah, keuntungan bersih tertinggi pengolahan gula aren cetak Rp960.000,00/bulan dan Rp340.000,00/bulan untuk pengolahan cangkaleng. Regenerasi petani aren rendah, oleh karena itu perlu kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan regenerasi petani aren di Desa Citorek Barat.

