Pengaruh Daya Tarik Informatif, Emosional, dan Visual Konten Instagram @pu_bpsdm Terhadap Minat Pengguna untuk Berkomentar
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
ADIWARDANA, FARIQ HASRIL
Suparman
Metadata
Show full item recordAbstract
Media sosial menjadi salah satu sarana komunikasi yang dimanfaatkan instansi pemerintah untuk menyampaikan informasi dan membangun interaksi dengan masyarakat. Akun Instagram @pu_bpsdm milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum digunakan sebagai media komunikasi publik. Kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat pengguna untuk berkomentar pada media sosial instansi pemerintah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh daya tarik informatif, daya tarik emosional, dan daya tarik visual terhadap minat pengguna untuk berkomentar pada konten Instagram @pu_bpsdm. Teori Stimulus–Organism–Response (S-O-R) digunakan sebagai landasan penelitian yang menjelaskan bahwa stimulus berupa daya tarik informatif (X1), emosional (X1), dan visual (X3) dapat memengaruhi respons pengguna dalam bentuk minat untuk berkomentar (Y). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 106 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden merupakan pengguna Instagram yang telah menonton video reels “Rahasia Terbesar dari Kehidupan Seorang ASN”. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Daya tarik informatif tidak berpengaruh signifikan terhadap minat pengguna untuk berkomentar. Informasi yang jelas dan mudah dipahami belum menjadi faktor utama yang mendorong pengguna untuk memberikan respons melalui kolom komentar. Sebaliknya, daya tarik emosional dan daya tarik visual terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat pengguna untuk berkomentar. Unsur emosional yang dibangun melalui alur cerita, konflik, ekspresi tokoh, serta pesan yang disampaikan mampu meningkatkan keterlibatan audiens. Aspek visual seperti kreativitas penyajian, kualitas tampilan, penggunaan storytelling, serta Gaya penyajian media sosial juga berperan dalam mendorong interaksi pengguna. Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa daya tarik informatif, emosional, dan visual berpengaruh terhadap minat pengguna untuk berkomentar. Ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 42,8% variasi minat pengguna untuk berkomentar, dengan daya tarik emosional sebagai variabel yang paling dominan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konten yang mampu membangun keterlibatan emosional dan didukung visual yang menarik lebih efektif dalam mendorong interaksi audiens. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengelola media sosial instansi pemerintah dalam mengembangkan strategi konten yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi pengguna.

