Pengembangana Molded Pulp Packaging Berbasis Batang dan Daun Rasau dengan Metode Subcritical Water Extraction.
Date
2026Author
Subagja, Naura Hazhiyah
Hermawan, Dede
Zaini, Lukmanul Hakim
Metadata
Show full item recordAbstract
Pandan rasau (Pandanus helicopus) merupakan tumbuhan endemik yang
berpotensi sebagai sumber bahan baku untuk kemasan pulp cetak karena perannya
sebagai komponen alami ekosistem rawa dan sungai namun, keberadaan pandan
rasau dapat menimbulkan masalah lingkungan seperti menghambat akses
transportasi air dan menyebabkan tumpukan limbah rasau di perairan. Di sisi lain,
serat rasau memiliki potensi sebagai sumber serat kemasan pulp cetakan baik dari
batang maupun daunnya. Analisis karakteristik serat batang dan daun rasau pada
penelitian ini mengevaluasi pengaruh komposisi bahan baku campuran untuk
menemukan kondisi yang optimal. Morfologi serat, pemasakan pulp dengan metode
SCWE, analisis komponen kimia, dan pulp cetak skala laboratorium diproduksi
untuk mengevaluasi kinerja kekuatannya. Secara umum, serat daun menunjukkan
kekuatan sedang karena memiliki sifat hidrofilik yang rendah sehingga
menghasilkan struktur sel daun yang lebih padat dan halus, sedangkan serat batang
memiliki kerapatan yang lebih tinggi sehingga sifat hidrofilik dan kepadatan
volumenya lebih tinggi daripada daun, meskipun perbandingan kombinasi pandan
dan rasau menunjukkan struktur sel yang seimbang, tetapi bahan batang
menghasilkan kekuatan yang lebih tinggi daripada perbandingan 1:1 karena
memiliki serat yang lebih panjang dibandingkan kombinasi bahan baku yang belum
terikat serat secara optimal oleh karena itu, kemasan pulp yang diproduksi dari
setiap komposisi daun dan batang pandan rasau memiliki kelebihan dan
kekurangannya masing-masing sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan
penggunaan desain kemasan pulp.
Kata kunci: molded pulp packaging, pandan rasau, ramah lingkungan, SCWE.
Pandan rasau (Pandanus helicopus) is an endemic plant with potential as a raw
material source for printing pulp packaging due to its role as a natural component of
wetland and river ecosystems however, the presence of pandanus can cause
environmental problems such as obstructing water transportation and leading to the
accumulation of pandanus waste in waterways. On the other hand, pandanus fibers have
potential as a source of fiber for printing pulp packaging, derived from both its stems
and leaves. The analysis of the fiber characteristics of the stems and leaves of rasau in
this study evaluated the effect of the composition of the raw material mixture to identify
the optimal conditions. Fiber morphology, pulp cooking using the SCWE method, and
chemical composition were analyzed, and laboratory-scale printing pulp was produced
to evaluate strength performance. Generally, leaf fibers exhibit moderate strength due
to their low hydrophilicity, resulting in a denser and finer leaf cell structure, whereas
stem fibers possess relatively high strength due to their hydrophilicity and higher
volumetric density compared to leaves. Although the combination of pandan and rasau
showed a balanced cell structure, the stem material produced higher strength than the
1:1 ratio because it contains longer fibers compared to the raw material combination
where the fibers were not optimally bound therefore, the pulp packaging produced from
each pandan rasau leaf and steam composition has its own advantages and
disadvantages allowing for adaptation to the specific requirements of pulp packaging
design.
Keywords: eco-friendly, molded pulp packaging, pandan rasau, SCWE.
Collections
- UF - Forestry Products [2516]

