Identifikasi Tanda Klinis pada Domba Priangan Tujuh Hari Pascakedatangan di Pesona Satwa Farm
Abstract
Domba yang baru datang ke peternakan berisiko mengalami perubahan kondisi kesehatan selama proses adaptasi terhadap lingkungan dan manajemen pemeliharaan yang baru. Identifikasi tanda klinis diperlukan untuk mendukung deteksi dini gangguan kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit pada populasi ternak yang telah ada. Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi mengenai tanda klinis dan menganalisis hubungan kepadatan kandang terhadap tanda klinis pada domba Priangan tujuh hari pascakedatangan di Pesona Satwa Farm. Penelitian dilakukan pada 65 ekor domba Priangan betina yang dipelihara pada tiga kandang selama lima minggu. Data dikumpulkan melalui observasi mingguan dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson serta regresi linear sederhana. Persentase ternak yang menunjukkan tanda klinis tertinggi pada kandang 3 sebesar 25,7% dengan tanda klinis mata merah, keropeng area oral, dan leleran hidung. Analisis menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan antara kepadatan kandang dan tanda klinis (r=-0,797; p<0,001) dengan persamaan regresi Y=248,500-79,000X dan nilai R² sebesar 0,636. The presence of new sheep on a farm requires special attention to adapt to the new environment and maintenance management, this action will reduce the risk of changes in health conditions and reduce the spread of unwanted diseases to the pre-existing sheep population. This study aimed to obtain information on clinical signs and analyze the relationship between pen density and clinical signs in Priangan sheep seven days after arrival at Pesona Satwa Farm. The study was conducted on 65 female Priangan sheep kept in three pens for five weeks. Data were collected through weekly observations and analyzed using Pearson correlation and simple linear regression. The highest percentage of livestock exhibiting clinical signs was observed in Pen 3 (25.7%), with signs including red eyes, scabs in the oral area, and nasal discharge. The analysis revealed a strong, significant relationship between pen density and clinical signs (r = -0.797; p < 0.001), with a regression equation of Y = 248.500 - 79.000X and an R² value of 0.636.

