Efektivitas Salep Kombinasi Sulfur dan Asam Salisilat Berbagai Konsentrasi terhadap Persembuhan Skabies pada Kambing
Abstract
Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei, penyakit ini dapat menginfestasi ternak maupun hewan kesayangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian salep kombinasi sulfur dan asam salisilat dengan berbagai konsentrasi terhadap persembuhan lesi skabies pada kambing di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara. Sebanyak 5 ekor kambing yang terinfestasi skabies diberikan permethrin 5%, vaseline albumin dan salep kombinasi sulfur dan asam salisilat dengan konsentrasi 3%, 4%, dan 5%. Hasil penanganan berupa perhitungan pengukuran luas lesi, perhitungan persentase sisa lesi dan laju persembuhan harian, kemudian data yang didapat dianalisis untuk mengetahui efektivitas salep yang diberikan pada kambing. Hasil penelitian menunjukan bahwa kambing yang diberikan salep kombinasi dengan konsentrasi 5% menunjukan hasil yang efektif dengan persentase lesi 19,13 % serta laju persembuhan 6,29 cm²/hari, yang dimana hasil penelitian ini menunjukan hasil yang lebih efektif dibandingkan kontrol positif dengan laju persembuhan sebesar 5,75 cm²/hari dengan persentase sisa lesi yang besar yaitu 71,78%. Tingginya persentase sisa lesi pada kontrol positif disebabkan oleh luas lesi yang lebih besar dibandingkan kambing yang diberikan perlakuan lainnya Scabies is a skin disease caused by the mite Sarcoptes scabiei, and this disease can infest livestock as well as pets. This study aimed to determine the effectiveness of applying a combination ointment of sulfur and salicylic acid at various concentrations on healing scabies lesions in goats at the Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara. A total of 5 goats infested with scabies were given 5% permethrin, vaseline albumin, and a combination ointment of sulfur and salicylic acid at concentrations of 3%, 4%, and 5%. The results of the treatment were recorded by measuring the lesion area, calculating the percentage of remaining lesions, and the daily healing rate. The data obtained was then analyzed to determine the effectiveness of the ointment applied to the goats. The results showed that goats given the 5% concentration combination ointment showed effective results with a lesion percentage of 19.13% and a healing rate of 6.29 cm²/day

