Show simple item record

dc.contributor.advisorBudiaman, Ahmad
dc.contributor.authorANGELICA, CLADISA
dc.date.accessioned2026-07-08T04:23:44Z
dc.date.available2026-07-08T04:23:44Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174212
dc.description.abstractHutan rakyat merupakan salah satu sumber bahan baku kayu yang penting bagi industri perkayuan di Indonesia, selain sebagai sumber pendapatan bagi petani hutan rakyat dan masyarakat. Pembagian batang merupakan tahapan pemanenan hutan yang menentukan kualitas kayu bulat dan nilai eknominya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas kayu bulat sengon hasil pembagian batang dan memperkirakan nilai ekonominya di hutan rakyat. Jumlah pohon contoh sebanyak 130 pohon yang berasal dari hutan rakyat yang ditebang di Kabupaten Wonosobo. Variabel yang diukur adalah diameter dan tinggi pohon, serta dimensi sortimen kayu bulat hasil pembagian batang. Kualitas kayu dikelompokkan ke dalam dua sumber, yaitu sortimen batang bebas cabang (STBC) dan cabang (SC). Kelas kualitas dan harga kayu mengacu pada standar salah satu industri penggergajian yang menampung hasil tebangan dari hutan rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kualitas sortimen kayu bulat yang baik berasal dari batang bebas cabang. Rata-rata volume kayu bulat yang dihasilkan sebesar 0,96 m³/pohon dengan nilai ekonomi rata-rata sebesar Rp588.593/pohon. Penelitian ini menemukan bahwa ketidaksesuaian ukuran sortimen kayu bulat mencapai sebesar 11,10%. Ketepatan pembagian batang menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas sortimen kayu bulat dan nilai ekonomi kayu. Community forests are an important source of raw materials for Indonesia’s wood industry and provide income for local communities. This study analyzed the quality and economic value of sengon roundwood produced through log bucking in community forests of Wonosobo Regency. A total of 130 harvested trees were measured for diameter, height, and roundwood assortment dimensions. Roundwood quality was classified into branch-free stem assortments (STBC) and branch assortments (SC) based on industry standards. The results showed that higher-quality assortments were primarily derived from branch-free stems. The average roundwood volume was 0.96 m³/tree, with an average economic value of IDR 588,593/tree. Approximately 11.10% of assortments did not meet the required size specifications. These findings highlight the importance of accurate log bucking in improving roundwood quality and economic value.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKualitas Kayu Bulat Hasil Pembagian Batang Jenis Sengon di Hutan Rakyat Wonosoboid
dc.title.alternativeTimber Quality from Log Bucking of Sengon in Private Forests in Wonosobo
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordhutan rakyatid
dc.subject.keywordkualitas kayuid
dc.subject.keywordpembagian batangid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record