| dc.description.abstract | Perubahan penggunaan lahan merupakan salah satu faktor utama yang
mempengaruhi Respons hidrologi di Sub-DAS Cileungsi. Penelitian ini bertujuan
menganalisis perubahan penggunaan lahan di Sub-DAS Cileungsi periode 2020
2024, mengkaji karakteristik Respons hidrologinya, serta mengevaluasi dampaknya
terhadap debit menggunakan model Soil and Water Assessment Tool (SWAT).
Data yang digunakan meliputi DEM SRTM, peta penggunaan lahan, peta jenis
tanah, data iklim, dan debit harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian
lahan kering mengalami penurunan sebesar 1.570,8 ha dan hutan sekunder
mengalami peningkatan tersebar 569,3 ha. Koefisien limpasan dan debit rata-rata
mengalami peningkatan dari 0,37 menjadi 0,90 dan 9,75 m³/detik menjadi 15,84
m³/detik. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa perubahan penggunaan lahan
berkontribusi terhadap peningkatan limpasan permukaan, yang diperkuat oleh
dominasi jenis tanah Akrisol Ortic (KHT D) dengan laju infiltrasi yang sangat
lambat. Nilai R² dan NSE menunjukkan bahwa hasil simulasi masih menyimpang
dari data observasi sehingga lebih tepat digunakan untuk menggambarkan tren
Respons hidrologi daripada memprediksi debit secara kuantitatif. | |