Aplikasi Asam Humat dan Pupuk Kandang Domba Terhadap Pertumbuhan Kenari pada Tanah Bekas Tambang Kapur
Abstract
Kegiatan pertambangan kapur berpotensi memberikan dampak negatif
terhadap lingkungan sehingga diperlukan kegiatan reklamasi dan rehabilitasi agar
kondisi lahan yang telah rusak dapat kembali sesuai peruntukannya. Canarium
commune merupakan salah satu spesies yang dapa digunakan dalam kegiatan
revegetasi lahan tambang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis yang
tepat antara pupuk kandang domba dan asam humat untuk meningkatkan kesuburan
tanah dan pertumbuhan bibit kenari. Rancangan yang digunakan dalam percobaan
ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor. Faktor
pertama asam humat (0 g, 2,5 g, dan 5 g) dan faktor kedua pupuk kandang domba
(0 g dan 500 g). Parameter yang diamati meliputi diameter, tinggi, berat basah total,
berat kering total, nisbah pucuk akar, serta kesuburan tanah. Hasil penelitian
menunjukkan asam humat berpengaruh nyata terhadap diameter dan pupuk
kandang domba berpengaruh nyata terhadap berat basah total, sedangkan
kombinasi asam humat dan pupuk kandang domba tidak berpengaruh nyata
terhadap semua parameter. Perlakuan A1 (asam humat 2,5 g) tidak berpengaruh
pada peningkatan pertumbuhan bibit kenari dan D1 (pupuk kandang domba 500 g)
memberikan pengaruh terbaik terhadap parameter berat basah total bibit kenari. Limestone mining activities have the potential to cause negative impacts on
the environment, reclamation and rehabilitation efforts are necessary to restore the
damaged land according to its designated purpose. Canarium commune is one of
the species that can be used in mine land revegetation activities. This research aims
to determine the appropriate dose of sheep manure and humic acid to improve soil
fertility and the growth of canarium seedlings. The experimental design used was a
factorial Completely Randomized Design (CRD) with two factors. The first factor
the application of humic acid (0 g, 2,5 g, and 5 g), and the second factor the
application of sheep manure (0 g and 500 g). The observed parameters included
diameter, height, total fresh weight, total dry weight, shoot-root ratio, and soil
fertility. The results showed application of humic acid significantly affected
diameter, and application of sheep manure significantly affected total fresh weight,
where as the combination of humic acid and sheep manure had no significant effect
on any parameters. Treatment A1 (2,5 g of humic acid) had no effect on increasing
the growth of canarium seedlings, and treatment D1 (500 g of sheep manure)
provided the best effect on the total fresh weight parameter of canarium seedlings.
Collections
- UF - Silviculture [1503]

