Show simple item record

dc.contributor.advisorNoviana, Deni
dc.contributor.advisorGunanti
dc.contributor.advisorMaylina, Leni
dc.contributor.authorPutri, Dita Pratama
dc.date.accessioned2026-07-03T08:48:58Z
dc.date.available2026-07-03T08:48:58Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174007
dc.description.abstractRadiografi toraks dan ekokardiografi M-mode penting untuk deteksi dini Hypertrophic Cardiomyopathy (HCM), penyakit jantung paling umum pada kucing. Evaluasi jantung melalui radiografi toraks dan ekokardiografi Motion mode (M-mode) sangat penting untuk deteksi dini dan evaluasi kondisi eksternal dan internal jantung. Penelitian ini melibatkan total 35 ekor kucing steril dengan berat badan 1,75–6,5 kg yang menjalani pemeriksaan komprehensif. Radiografi toraks metode vertebral heart score (VHS) digunakan untuk mengevaluasi ukuran jantung, sedangkan ekokardiografi M-mode untuk struktur internal jantung. Analisis statistik meliputi estimasi interval referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai vertebral heart score (VHS) pada kucing berada dalam kisaran normal (6,81–8,12 vertebrae). Variabel ekokardiografi M-mode, meliputi left ventricular internal diameter in diastole (LVIDd), left ventricular posterior wall thickness in diastole (LVPWd), left ventricular posterior wall thickness in systole (LVPWs), interventricular septal thickness in diastole (IVSd), dan interventricular septal thickness in systole (IVSs), menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya berat badan, sedangkan left ventricular internal diameter in systole (LVIDs) relatif stabil. Variabel LVIDd (r = 0,34; p < 0,001), LVPWd (r = 0,488; p < 0,001), IVSs (r = 0,354; p < 0,001), dan LVPWs (r = 0,63; p < 0,001) menunjukkan korelasi positif dan signifikan dengan berat badan, sedangkan IVSd (r = 0,156; p = 0,111) dan LVIDs (r = -0,017; p = 0,862) tidak menunjukkan korelasi signifikan. Interpretasi ekokardiografi perlu mempertimbangkan berat badan karena memengaruhi ukuran jantung. Pendekatan allometric scaling memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap pengaruh ukuran tubuh, sehingga dapat meningkatkan ketepatan interpretasi ekokardiografi.
dc.description.sponsorshipKegiatan ini didukung oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sesuai dengan Kontrak Pelaksanaan Program Penelitian Tahun Anggaran 2025 melalui Beasiswa PMDSU
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleInterval Referensi Ekokardiografi Transtoraks dan Radiografi Toraks pada Kucing Domestic Shorthair Steril Sehat di Indonesiaid
dc.title.alternativeReference Intervals of Transthoracic Echocardiography and Thoracic Radiography in Healthy Sterilised Domestic Shorthair Cats in Indonesia
dc.typeTesis
dc.subject.keywordekokardiografiid
dc.subject.keywordDomestic Shorthairid
dc.subject.keywordinterval referensiid
dc.subject.keywordjantungid
dc.subject.keywordradiografi toraksid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record