| dc.contributor.advisor | Hidayat, Agung Prayudha | |
| dc.contributor.advisor | Wijaya, Nur Hadi | |
| dc.contributor.author | Ismanto, Astri | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-03T07:27:59Z | |
| dc.date.available | 2026-07-03T07:27:59Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174001 | |
| dc.description.abstract | PT XYZ mengalami ketidakseimbangan antara kebutuhan produksi dan jumlah persediaan aluminium foil sehingga menimbulkan risiko overstock akibat perencanaan pembelian yang belum optimal, kurang optimalnya penerapan FIFO dan kurangnya koordinasi dengan pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah pemesanan ekonomis untuk mencapai efisiensi biaya persediaan, serta menyajikan hasil perbandingan biaya dalam bentuk dashboard interaktif menggunakan Microsoft Power BI serta merumuskan usulan strategi prioritas menggunakan metode Simple Additive Weighting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu menurunkan total biaya persediaan dengan penurunan terbesar pada kategori A40 dengan persentase efisiensi sebesar 17,2%, dari biaya persediaan awal sebesar Rp78.582.977 menjadi Rp65.091.526. Selain itu, jumlah pembelian pada kategori tersebut juga mengalami penurunan sebesar 46,9% dengan quantity existing perusahaan sebesar 632.000 meter dan quantity dengan metode EOQ sebesar 335.550 meter. Hasil tersebut mengindikasian bahwa metode EOQ dapat dijadikan sebagai pendekatan untuk menentukan jumlah yang ekonomis sehingga perusahaan mampu meningkatkan efisiensi biaya | |
| dc.description.abstract | PT XYZ experiences an imbalance between production needs and
aluminum foil inventory, leading to overstock risks due to suboptimal purchasing
planning, long lead times, and less effective FIFO implementation. This study aims
to determine the Economic Order Quantity (EOQ) to improve inventory cost
efficiency by comparing total costs before and after its implementation, presenting
the results through an interactive Microsoft Power BI dashboard, and formulating
priority strategies using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The results
show that EOQ reduces total inventory costs, with the highest efficiency in category
A40 at 17,2%, decreasing from Rp78.582.977 to Rp65.091.526. The purchasing
quantity also declined by 46,9%, from 632.000 meters to 335.550 meters. These
findings indicate that EOQ is an effective approach for determining optimal order
quantities and improving cost efficiency. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Analisis Efisiensi Biaya Persediaan Menggunakan Metode EOQ Terintegrasi Dashboard pada PT XYZ | id |
| dc.title.alternative | Cost Efficiency Analysis of Inventory Management Using the EOQ Method Integrated with Dashboard Visualization at PT XYZ | |
| dc.type | Tugas Akhir | |
| dc.subject.keyword | Inventory Cost | id |
| dc.subject.keyword | Economic Order Quantity (EOQ) | id |
| dc.subject.keyword | Power BI | id |
| dc.subject.keyword | Simple Additive Weighting (SAW) | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |