Optimalisasi Pengukuran Beban Kerja dengan Metode Workload Analysis pada PT XYZ
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Pamungkas, Genta Yoga
Hidayat, Agung Prayudha
Metadata
Show full item recordAbstract
PT XYZ belum memiliki standar pengukuran beban kerja dan jumlah tenaga kerja yang berbasis data, sehingga perencanaan tenaga kerja mengakibatkan ketidakseimbangan penugasan antar divisi, inefisiensi biaya, serta potensi overstaffing dan underutilization yang menurunkan produktivitas dan daya saing perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengukur dan mengoptimalkan beban kerja tenaga kerja di PT XYZ menggunakan metode Workload Analysis (WLA). Pengukuran dilakukan dengan mengintegrasikan Stopwatch dan Work Sampling pada bagian Packing Departemen Produksi Powder. Hasil menunjukkan produktivitas tenaga kerja sebesar 77% dengan output standar 6.519,04 kg/shift, namun kondisi aktual hanya mencapai 5.000 kg/shift. Analisis WLA mengindikasikan beban kerja underload dengan rata-rata 98,5% (posisi filling 98% dan sewing 99%). Analisis Contribution Margin menunjukkan margin kontribusi sebesar Rp2.683.076 per ton (CM Ratio 31,57%) dengan biaya tenaga kerja Rp116.923 per ton. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan integrasi tugas filling-sewing untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas perusahaan. PT XYZ has not yet established data-based standards for measuring workload and workforce requirements, resulting in workforce planning that causes imbalanced task distribution across divisions, cost inefficiencies, as well as potential overstaffing and underutilization that reduce company productivity and competitiveness. This study aims to measure and optimize workforce workload at PT XYZ using the Workload Analysis (WLA) method. Measurements were conducted by integrating Stopwatch and Work Sampling in the Packing section of the Powder Production Department. Results showed workforce productivity of 77% with a standard output of 6,519.04 kg/shift, while actual output only reached 5,000 kg/shift. WLA analysis indicated an underload condition with an average workload of 98.5% (filling position 98% and sewing position 99%). Contribution margin analysis revealed a Contribution margin of IDR 2,683,076 per ton (CM Ratio 31.57%) with labor cost of IDR 116,923 per ton. Based on these findings, it is recommended to integrate filling-sewing tasks to improve company efficiency and profitability.

