Pengaruh Penambahan Ultra Fine Bubble Pada Bahan Bakar Diesel Terhadap Emisi Kendaraan Angkutan Pertanian
View/ Open
Date
2026-06Jenis/Type
ArticleSubtype
OtherAuthor
Herodian, Sam
Ramadhan, Rafly Raihan
Abriyant, Riva Yudha
Metadata
Show full item recordAbstract
Mesin diesel banyak digunakan pada kendaraan angkutan pertanian karena efisiensi termal dan torsi yang tinggi, tetapi menghasilkan emisi gas buang yang dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan Ultra Fine Bubble (UFB) pada bahan bakar diesel terhadap emisi gas buang kendaraan angkutan pertanian. Bahan bakar yang digunakan adalah Pertamina Dex dan Biosolar B40, masing-masing dengan dua perlakuan, yaitu tanpa UFB (normal) dan dengan UFB yang diproses melalui bubbling selama 50 menit menggunakan generator oksigen berdebit 1 liter per menit. Pengujian emisi dilakukan pada mesin diesel Toyota Hilux 2.4L double cabin yang ditempatkan pada chassis dynamometer, pada dua kondisi putaran mesin, yaitu idle (850 rpm) dan full throttle (4.500 rpm), dengan sepuluh kali ulangan untuk setiap kombinasi perlakuan. Parameter emisi yang diukur meliputi O₂, CO₂, CO, CₓHᵧ, NOₓ, dan opasitas. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk melihat perbedaan rata-rata antarperlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan UFB memberikan pengaruh signifikan terhadap sebagian besar parameter emisi, meskipun tidak seluruhnya konsisten. Kandungan CO dan CₓHᵧ cenderung menurun pada penggunaan bahan bakar ber-UFB, terutama pada kondisi idle. Opasitas asap juga menurun pada kedua jenis bahan bakar, dengan penurunan terbesar pada Pertamina Dex (dari 8,10% menjadi 6,94%). Sebaliknya, kadar CO₂ dan NOₓ cenderung meningkat setelah penambahan UFB, yang mengindikasikan pembakaran yang lebih sempurna namun disertai peningkatan suhu ruang bakar. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi UFB berpotensi meningkatkan efisiensi pembakaran dan menurunkan sebagian emisi gas buang berbahaya pada mesin diesel kendaraan pertanian.

