| dc.contributor.advisor | Budiaman, Ahmad | |
| dc.contributor.author | Pauzi, Irpan | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-01T04:51:47Z | |
| dc.date.available | 2026-07-01T04:51:47Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173872 | |
| dc.description.abstract | Pengangkutan kayu merupakan salah satu tahapan penting dalam pemanenan hutan yang membutuhkan biaya operasional yang besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis waktu kerja, produktivitas, dan biaya pengangkutan kayu di hutan rakyat. Sistem pengangkutan terdiri atas dua tahapan, yaitu pengangkutan kayu jarak dekat (langsir) menggunakan pick up dan pengangkutan jarak jauh (hauling) menggunakan truk. Unit contoh dalam penelitian ini adalah siklus kerja pengangkutan kayu. Jumlah total siklus yang diamati sebanyak 31 siklus, yang terdiri atas 26 siklus langsir dan 5 siklus hauling. Data waktu kerja diukur menggunakan metode null-stop. Produktivitas kerja dihitung berdasarkan produksi pengangkutan kayu per satuan waktu efektif, sedangkan biaya diperoleh melalui wawancara dan pencatatan biaya operasional kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kerja rata-rata pengangkutan langsir sebesar 0,54 jam/siklus dengan produktivitas 4,80 m³/jam, sedangkan hauling sebesar 2,66 jam/siklus dengan produktivitas 2,64 m³/jam. Biaya total pengangkutan kayu sebesar Rp72.326/m³, yang terdiri atas biaya langsir kayu sebesar Rp35.362/m³ dan hauling Rp36.964/m³. | |
| dc.description.abstract | Timber transportation is an important stage in forest harvesting that requires considerable operational costs. This study analyzed the working time, productivity, and cost of timber transportation in private forests. The transportation system consisted of short-distance transportation (langsir) using pick up and long-distance transportation (hauling) using trucks. The unit of observation was the timber transportation work cycle. A total of 31 cycles were observed, comprising 26 langsir cycles and 5 hauling cycles. Working time was measured using the null-stop method. Productivity was calculated based on timber volume transported per effective working time, while costs were obtained through interviews and vehicle operational cost records. The results showed that the average working time for langsir was 0.54 hours/cycle with a productivity of 4.80 m³/hour, while hauling required 2.66 hours/cycle with a productivity of 2.64 m³/hour. The total transportation cost was Rp72,326/m³, consisting of Rp35,362/m³ for langsir and Rp36,964/m³ for hauling. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Waktu Kerja, Produktivitas, dan Biaya Pengangkutan Kayu di Hutan Rakyat di Kabupaten Wonosobo | id |
| dc.title.alternative | Working Time, Productivity, and Cost of Timber Transportation in Private Forests in Wonosobo Regency | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | biaya pengangkutan kayu | id |
| dc.subject.keyword | hutan rakyat | id |
| dc.subject.keyword | produktivitas | id |
| dc.subject.keyword | pengangkutan kayu | id |
| dc.subject.keyword | waktu kerja | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |