| dc.contributor.advisor | Elias | |
| dc.contributor.author | GAOL, ZIWEL NECLESIA LUMBAN | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-01T02:08:29Z | |
| dc.date.available | 2026-07-01T02:08:29Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173854 | |
| dc.description.abstract | Kepadatan tanah merupakan indikator penting kualitas fisik tanah yang
memengaruhi porositas, permeabilitas, dan pertumbuhan tanaman. Pada hutan
produksi, aktivitas pemanenan kayu berpotensi meningkatkan kepadatan tanah
akibat tekanan mekanis selama penebangan, penyaradan, dan pengumpulan kayu,
yang berdampak pada penurunan laju infiltrasi dan peningkatan tahanan penetrasi.
Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kepadatan tanah sebelum dan
sesudah pemanenan kayu Acacia mangium serta perbedaan tingkat kepadatan pada
berbagai lokasi operasional di RPH Maribaya, BKPH Parung Panjang. Pengukuran
dilakukan menggunakan ring infiltrometer dan digital cone penetrometer pada
empat lokasi, yaitu jalan sarad, TPN, area pohon rebah, dan kontrol, dengan masing
masing 10 titik pengamatan. Analisis data menggunakan uji paired t-test, ANOVA,
dan Tukey HSD. Hasil menunjukkan peningkatan kepadatan tanah yang signifikan,
ditandai penurunan laju infiltrasi dari 8,85 cm/jam menjadi 4,5 cm/jam dan
peningkatan tahanan penetrasi dari 6,38 kg/cm² menjadi 7,67 kg/cm². Dampak
terbesar terjadi pada jalan sarad dan TPN. | |
| dc.description.abstract | Soil density is an important indicator of soil physical quality that influences
porosity, permeability, and plant growth. In production forests, timber harvesting
activities have the potential to increase soil density due to mechanical pressure
during felling, skidding, and timber collection, which results in reduced infiltration
rates and increased penetration resistance. This study aims to analyze changes in
soil density before and after the harvesting of Acacia mangium timber, as well as
differences in density levels across various operational sites within the RPH
Maribaya, BKPH Parung Panjang. Measurements were conducted using an
infiltrometer ring and a digital cone penetrometer at four locations skidtrail, TPN,
fallen tree areas, and a control site with 10 observation points at each location. Data
analysis employed paired t-tests, ANOVA, and Tukey HSD. Results indicated a
significant increase in soil density, marked by a decrease in infiltration rate from
8.85 cm/h to 4.5 cm/h and an increase in penetration resistance from 6.38 kg/cm² to
7.67 kg/cm². The greatest impact occurred on the skidtrail and TPN. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Kepadatan Tanah Sebelum dan Sesudah Pemanenan Kayu Acacia mangium Willd. di RPH Maribaya, BKPH Parung Panjang | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | Kepatan Tanah | id |
| dc.subject.keyword | Pemanenan kayu | id |
| dc.subject.keyword | Laju Infiltrasi | id |
| dc.subject.keyword | Tahanan Penetrasi | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |