Show simple item record

dc.contributor.advisorTarigan, Suria Darma
dc.contributor.advisorHidayat, Yayat
dc.contributor.authorAin, Mihyal
dc.date.accessioned2026-06-26T07:57:18Z
dc.date.available2026-06-26T07:57:18Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173724
dc.description.abstractKonservasi sumber daya air merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan berkelanjutan. Namun demikian, implementasinya menghadapi tantangan yang kompleks, terutama dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai sistem hidrologis yang sekaligus menjadi ruang interaksi berbagai aktivitas pembangunan. DAS Ciliwung Hulu mencerminkan kondisi tersebut, tekanan pemanfaatan ruang akibat ekspansi permukiman, pariwisata, dan infrastruktur telah mendorong perubahan penggunaan lahan secara signifikan, sehingga berdampak pada penurunan kualitas lingkungan wilayah dan daya dukung DAS Ciliwung Hulu. Status DAS Ciliwung sebagai DAS strategis nasional menuntut pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, yang didukung oleh implementasi kebijakan secara konsisten hingga tingkat tapak untuk mengatasi berbagai tekanan yang memengaruhi daya dukung DAS. Namun, degradasi lahan serta kejadian bencana hidrometeorologi yang terus berulang menunjukkan bahwa pengelolaan DAS belum berjalan efektif, sekaligus mengindikasikan adanya policy-implementation gap antara kebijakan yang dirumuskan dengan realitas di lapangan sebagaimana mestinya. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi arahan kebijakan dan strategi pengelolaan DAS Ciliwung Hulu, menganalisis implementasinya terhadap kondisi eksisting, serta merumuskan arahan kebijakan yang lebih adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis content analysis untuk menelaah substansi kebijakan, yang diintegrasikan dengan analisis spasial melalui teknik overlay guna mengidentifikasi inkonsistensi pemanfaatan ruang, serta penilaian daya dukung DAS berdasarkan Permenhut P.61/Menhut-II/2014. Hasil analisis kemudian disintesis menggunakan Logical Framework Analysis (LFA) untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang sistematis dan kontekstual. Hasil analisis isi menunjukkan bahwa kawasan hulu diposisikan sebagai kawasan strategis yang berbasis pada fungsi lindung dan konservasi lingkungan. Kebijakan yang berlaku pada berbagai tingkat pemerintahan menekankan pentingnya perlindungan kawasan hulu sebagai penyangga sistem hidrologis wilayah yang lebih luas. Strategi pengelolaan yang dirumuskan umumnya berorientasi pada pendekatan pencegahan, perlindungan, dan pemulihan guna menjaga serta meningkatkan kualitas lingkungan dan fungsi ekologis DAS secara berkelanjutan. Analisis implementasi kebijakan dan strategi pengelolaan DAS Ciliwung Hulu dengan kondisi eksisting menunjukkan adanya policy implementation gap yang ditandai oleh tingginya inkonsistensi pemanfaatan ruang, yang mengindikasikan lemahnya efektivitas pengendalian tata ruang serta hasil penilaian daya dukung DAS Ciliwung Hulu yang berada pada kategori rendah dengan skor daya dukung DAS 120.75. Penurunan kapasitas ekologis dan hidrologis DAS Ciliwung Hulu yang tercermin dari rendahnya nilai daya dukung DAS menunjukkan bahwa tekanan pemanfaatan ruang dan degradasi lingkungan telah melampaui kemampuan sistem DAS dalam mempertahankan fungsinya secara optimal. Temuan ini menegaskan bahwa permasalahan DAS Ciliwung Hulu tidak terletak pada ketiadaan kebijakan atau instrumen pengelolaan, melainkan pada belum efektifnya tata kelola pembangunan dalam menempatkan daya dukung lingkungan sebagai pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan dan pengendalian pemanfaatan ruang. Arahan kebijakan DAS Ciliwung hulu kedepannya difokuskan pada pengendalian dan penertiban pemanfaatan ruang serta pemulihan fungsi DAS. Adapun strategi utama yang dirumuskan dalam mendukung arahan kebijakan tersebut yaitu menghentikan eksploitasi pada kawasan lindung, penataan dan pengendalian tata ruang, pemulihan dan pelestarian ekosistem DAS, serta penguatan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu memperbaiki kondisi biofisik DAS, mengurangi tekanan terhadap sumber daya lahan dan air, serta meningkatkan keberlanjutan pengelolaan DAS Ciliwung Hulu sebagai DAS strategis nasional.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleArahan Kebijakan dan Strategi Pengelolaan DAS Ciliwung Huluid
dc.title.alternative
dc.typeTesis
dc.subject.keywordDaya dukung DASid
dc.subject.keywordgap analysisid
dc.subject.keywordimplementasi kebijakanid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record