Show simple item record

dc.contributor.advisorSoviana, Susi
dc.contributor.advisorSupriyono
dc.contributor.authorOktarita, Sonya
dc.date.accessioned2026-06-26T01:00:35Z
dc.date.available2026-06-26T01:00:35Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173703
dc.description.abstractWilayah buffer Pelabuhan Laut Kota Padang memiliki kondisi ekologis yang mendukung perkembangbiakan Aedes aegypti, vektor utama demam dengue. Berdasarkan International Health Regulation (IHR) 2005 dan pedoman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kawasan pelabuhan wajib bebas dari vektor penyakit dalam radius minimal 400 meter dari titik masuk pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik habitat larva, menganalisis status resistensi populasi Ae. aegypti terhadap temefos dan sipermetrin, serta menganalisis penggunaan insektisida rumah tangga oleh masyarakat di tiga wilayah buffer Pelabuhan Laut Kota Padang: Teluk Bayur, Muara Padang, dan Bungus. Pengambilan sampel dilakukan melalui survei wadah/kontainer pada 300 bangunan dan pemasangan 600 ovitrap (perangkap telur nyamuk) secara merata. Uji resistensi terhadap temefos (menggunakan larvasida kimiawi technical grade) dianalisis menggunakan regresi probit untuk memperoleh nilai LC90, sedangkan uji kerentanan nyamuk dewasa terhadap sipermetrin 0,05% menggunakan kertas impregnasi (WHO Collaborating Centre) dilakukan sesuai prosedur WHO susceptibility test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitat perkembangbiakan larva Ae. aegypti dominan ditemukan pada bak mandi terbuka berbahan semen. Nilai House Index, Container Index dan Breteau Index mengindikasi risiko penularan sedang dan melebihi ambang batas Kementerian Kesehatan RI. Nilai LC90 temefos berkisar 0,011-0,029 mg/L menunjukan populasi Ae. aegypti masih rentan, meskipun terdapat indikasi awal toleransi pada wilayah Teluk Bayur. Uji kerentanan terhadap sipermetrin menunjukkan populasi Ae. aegypti masih rentan dengan mortalitas 100% pada seluruh isolat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat potensi risiko penularan dengue di wilayah buffer Pelabuhan Laut Kota Padang, dan memberikan data dasar untuk memperkuat strategi pengelolaan vektor terpadu di lingkungan pelabuhan.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKarakteristik Habitat dan Status Resistensi Aedes aegypti terhadap Temefos dan Sipermetrin di Wilayah Buffer Pelabuhan Laut Kota Padangid
dc.title.alternative
dc.typeTesis
dc.subject.keywordAedes aegyptiid
dc.subject.keywordHabitat larvaid
dc.subject.keywordresistensiid
dc.subject.keywordSipermetrinid
dc.subject.keywordTemefosid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record