Show simple item record

dc.contributor.advisorHikmat, Agus
dc.contributor.advisorManar, Primadhika Al
dc.contributor.authorMAULIDIA, RADEN RAHMANDA
dc.date.accessioned2026-06-25T08:36:20Z
dc.date.available2026-06-25T08:36:20Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173690
dc.description.abstractAren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) merupakan tanaman palem bernilai ekonomi tinggi karena bagiannya dapat dimanfaatkan, terutama bunga tandannya dalam produksi nira dan kolang-kaling, sebagai bahan pangan. Masyarakat Kasepuhan Desa Citorek Barat, Kabupaten Lebak, telah lama memanfaatkan aren sebagai sumber penghidupan melalui produksi nira dan kolang-kaling. Namun, pemanfaatan yang masih bersifat tradisional dan ketergantungan tegakan liar tanpa budidaya terencana menimbulkan kekhawatiran keberlanjutan sumber daya tersebut. Penelitian bertujuan mengkaji potensi tegakan aren serta menduga produksi nira dan kolang-kaling di Desa Citorek Barat. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan sensus. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2524 individu tegakan aren pada luasan 20,44 ha dengan dominasi tingkat semai yang menunjukkan regenerasi alami masih berlangsung. Potensi produksi nira diperkirakan mencapai 1465,29 liter/hari, sedangkan potensi produksi kolang-kaling berkisar 30.150 kg/panen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aren memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu didukung melalui pengelolaan serta pengembangan budidaya yang berkelanjutan
dc.description.abstractSugar palm (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) is a palm with high economic value, especially the bunches in the production of palm sap and sugar palm, as food. The Kasepuhan community of Citorek Barat Village, Lebak Regency, has long relied on sugar palm as a livelihood through the production of palm sap and kolangkaling (processed palm fruit). However, its utilization remains traditional and depends on wild stands without planned cultivation, raising concerns about longterm sustainability. This study aimed assess the potential of sugar palm stands and estimate palm sap and kolang-kaling production in Citorek Barat Village. The research methods included literature review, field observation, interviews, and a census. The results showed that 2529 sugar palm individuals were found within 20,44 ha and dominated by seedlings indicating ongoing natural regeneration. Potential production reached 1465,29 liters of palm sap per day, while kolang-kaling ranged from 30.150 kg per harvest. These findings highlight the significant economic potential of sugar palm and the need for sustainable management and cultivation development
dc.description.sponsorshipLPDP
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePotensi Aren (Arenga pinnata Merr.) pada Masyarakat Kasepuhan di Desa Citorek Barat, Kabupaten Lebak, Bantenid
dc.title.alternativeThe Potential of Sugar Palm (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) Among the Kasepuhan Community in Kasepuhan, Citorek Barat Village
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordarenid
dc.subject.keywordkolang-kalingid
dc.subject.keywordniraid
dc.subject.keywordpotensiid
dc.subject.keywordProduksiid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record