Show simple item record

dc.contributor.advisorHidayat, Agung Prayudha
dc.contributor.authorAviandra, Anisa Putri
dc.date.accessioned2026-06-25T03:07:15Z
dc.date.available2026-06-25T03:07:15Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173672
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakseimbangan antara kapasitas penyimpanan dengan bobot dan prioritas material pada warehouse PT Fokus Indo Lighting yang ditunjukkan oleh utilitas ruang mencapai 98% dan adanya penumpukan barang di luar rak. Penelitian bertujuan untuk merancang ulang tata letak warehouse yang lebih terstruktur melalui penerapan Class based storage dan optimasi knapsack problem. Metode yang digunakan meliputi analisis utilitas ruang, klasifikasi material menggunakan ABC analisis serta optimasi alokasi penyimpanan menggunakan knapsack problem dengan algoritma greedy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi material menghasilkan pembagian kelas A, B dan C berdasarkan tingkat pergerakan, material kelas A memiliki kontribusi nilai tertinggi. Optimasi menggunakan pendekatan greedy by Density menghasilkan 18 jenis komponen terpilih dengan total luas 40,8 m2 dari kapasitas 49,5 m2 dan total nilai sebesar Rp 331.230.000. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis prioritas dan optimasi mampu meningkatkan efektivitas pemanfaatan ruang tanpa harus menampung seluruh material. Implikasi dari penelitian ini adalah terciptanya sistem penyimpanan yang lebih terstruktur dan mendukung kelancangan operasional warehouse.
dc.description.abstractThis study is motivated by the imbalance between storage capacity and the weight and priority of materials in the warehouse of PT Fokus Indo Lighting, as indicated by space utilization reaching 98% and the accumulation of goods outside storage racks. The objective is to redesign a more structured warehouse layout through the implementation of Class-Based Storage and knapsack problem optimization. The methods employed include space utilization analysis, material classification using ABC analysis, and storage allocation optimization using the knapsack problem with a greedy algorithm. The results show that material classification produces categories A, B, and C based on movement levels, with class A contributing the highest value. Optimization using a greedy-by-Density approach yields 18 Selected components with a total area of 40.8 m² out of 49.5 m² capacity and a total value of IDR 331,230,000. These findings indicate that priority-based and optimization approaches improve space utilization effectiveness without accommodating all materials, resulting in a more structured storage system that supports warehouse operations.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleUsulan Perancangan Ulang Tata Letak Warehouse dengan Metode CBS dan Knapsack Problem pada PT Fokus Indo Lightingid
dc.title.alternativeProposal for Warehouse Layout Redesign Using the CBS Method and Knapsack Problem at PT Fokus Indo Lighting
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordABC Analysisid
dc.subject.keywordClass based storageid
dc.subject.keywordKnapsack Problemid
dc.subject.keywordTata Letak Gudangid
dc.subject.keywordUtilitas Ruangid
dc.subject.keywordWarehouse Layoutid
dc.subject.keywordSpace Utillizationid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record