Show simple item record

dc.contributor.advisorDardanella, Derry
dc.contributor.authorFATIHAH, SAYILITA FANI
dc.date.accessioned2026-06-25T02:47:54Z
dc.date.available2026-06-25T02:47:54Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173668
dc.description.abstractPengelolaan gudang yang tidak optimal dapat menyebabkan penumpukan material dan pemanfaatan ruang yang tidak efisien. Permasalahan ini terjadi pada gudang bahan kemas PT XYZ yang mengalami kondisi overcapacity dengan nilai warehouse space utilization sebesar 104%. Proyek akhir ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ruang gudang serta memberikan usulan perbaikan untuk mengoptimalkan kapasitas penyimpanan. Metode yang digunakan adalah analisis FSN XYZ untuk mengklasifikasikan material berdasarkan tingkat pergerakan dan variasi permintaan, serta metode 5S sebagai usulan perbaikan. Data yang digunakan berupa data permintaan material selama periode September 2024 hingga Agustus 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kategori NZ memiliki potensi tinggi menjadi dead stock. Dari 67 material kategori NZ, ditetapkan 23 material dengan total 116 palet sebagai prioritas eliminasi. Implementasi perbaikan melalui tahap seiri dan seiton menghasilkan penurunan rata-rata stok dari 417 palet menjadi 301 palet, serta menurunkan nilai warehouse space utilization dari 104% menjadi 75%. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang gudang menjadi lebih optimal.
dc.description.abstractInefficient warehouse management can lead to material accumulation and poor space utilization. This issue occurred in the packaging material warehouse of PT XYZ, which experienced an overcapacity condition with a warehouse space utilization of 104%. This study aims to analyze warehouse space utilization and propose improvements to optimize storage capacity. The methods used include FSN XYZ analysis to classify materials based on movement and demand variability, and the 5S method as an improvement approach. The data used consists of material demand from September 2024 to August 2025. The results show that the NZ category has a high potential to become dead stock. From 67 NZ items, 23 materials with a total of 116 pallets were prioritized for elimination. The implementation of improvements through seiri and seiton reduced the average stock from 417 pallets to 301 pallets and decreased warehouse space utilization from 104% to 75%, indicating a more optimal use of space.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleOptimalisasi Pemanfaatan Ruang Gudang Bahan Kemas Melalui Pendekatan Klasifikasi FSN XYZ di PT XYZid
dc.title.alternative
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keyword5Sid
dc.subject.keywordFSN XYZid
dc.subject.keywordWarehouse Managementid
dc.subject.keywordWarehouse Space Utilizationid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record