IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Rumpun dan Individu Kambing Peranakan Etawah dan Anglo Nubian Terhadap Kualitas Semen Beku dalam Pengencer Berbeda

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (462.7Kb)
      Fulltext (1.039Mb)
      Date
      2026
      Author
      Casmuti
      Arifiantini, R. Iis
      Ulum, Mokhamad Fakhrul
      Said, Syahruddin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Inseminasi buatan (IB) merupakan teknologi reproduksi penting dalam upaya meningkatkan produktivitas, kualitas reproduksi dan mutu genetik ternak, termasuk kambing. Penerapan IB pada skala luas menyebabkan meningkatnya kebutuhan semen beku kambing di Indonesia, sedangkan produksi semen beku masih terbatas dan hanya diproduksi oleh beberapa balai. Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang merupakan salah satu balai yang memproduksi semen beku dari berbagai rumpun ternak antara lain kambing Peranakan Etawah (PE) dan Anglo Nubian. Kualitas semen beku yang dihasilkan juga masih bervariasi karena dipengaruhi oleh faktor rumpun, individu pejantan serta jenis pengencer semen yang digunakan. Pengencer semen berperan penting dalam mempertahankan viabilitas dan fungsi sperma selama proses kriopreservasi melalui penyediaan nutrisi serta perlindungan terhadap kerusakan akibat pembekuan dan pencairan kembali. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengencer dapat berbeda antar rumpun kambing, di mana Triladyl® dilaporkan memberikan hasil terbaik pada kambing Bengal Hitam, sedangkan AndroMed® menghasilkan viabilitas dan motilitas sperma yang lebih baik pada kambing Saanen dan Boer. Perbedaan respons tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan kriopreservasi dipengaruhi oleh karakteristik rumpun dan individu, termasuk komposisi plasma seminal dan faktor genetik yang berkaitan dengan ketahanan sperma terhadap proses pembekuan. Namun, informasi mengenai kesesuaian pengencer komersial pada kambing Peranakan Etawah (PE) dan Anglo Nubian masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan tiga pengencer komersial, yaitu AndroMed®, BoviFree®, dan Steridyl®, untuk mengidentifikasi pengencer yang paling sesuai pada tingkat rumpun maupun individu sehingga dapat menghasilkan semen beku berkualitas tinggi dan mendukung optimalisasi program IB pada kambing. Rumpun kambing yang digunakan meliputi PE dan Anglo Nubian masing-masing 2 ekor dengan rentang umur 3-4 tahun. Pengamatan dilakukan terhadap semen segar pada variabel makroskopis (volume, warna, konsistensi dan pH semen) serta mikroskopis (motilitas, viabilitas, abnormalitas, tudung akrosom utuh dan konsentrasi sperma). Tiga jenis pengencer komersial diuji untuk menilai pengaruhnya terhadap kualitas semen beku, termasuk motilitas, viabilitas, tudung akrosom utuh, abnormalitas, kinematik, longivitas dan recovery rate (RR) sperma, serta potensi produksi semen beku. Analisis motilitas sperma dilakukan menggunakan Computer-Assisted Sperm Analysis (CASA) portable (AndroScope, Minitube, Germany). Penghitungan konsentrasi sperma dilakukan menggunakan Photometer SDM 6. Tudung akrosom utuh (TAU) dianalisis menggunakan pewarnaan giemsa. Viabilitas dan abnormalitas sperma dianalisis menggunakan eosin-nigrosin. Pengamatan longivitas sperma dengan cara inkubasi semen yang telah dithawing pada suhu inkubasi selama 4 jam, dan dilakukan pencatatan terhadap motilitas sperma setiap 1 jam. Penghitungan RR sperma dilakukan dengan cara membagi persentase motilitas sperma semen beku dengan motilitas sperma semen segar, dikali 100%. Potensi produksi semen beku dihitung berdasarkan volume semen, konsentrasi sperma dan motilitas sperma. Analisis statistik dilakukan menggunakan model linier campuran dan dilanjutkan dengan uji lanjut Bonferroni pada tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik semen, yaitu motilitas sperma, kinematik sperma, RR dan potensi produksi pada semen beku kambing PE dan Anglo Nubian dengan pengencer berbeda (p < 0,05). Variabel lain seperti viabilitas, TAU dan abnormalitas sperma tidak ada perbedaan secara nyata pada semen beku kambing PE dan Anglo-Nubian dengan pengencer berbeda (p > 0,05). Karakteristik semen segar dipengaruhi secara nyata oleh variasi individu, sedangkan rumpun kambing PE umumnya memiliki kualitas semen segar lebih baik dibandingkan dengan kambing Anglo Nubian. Jenis pengencer memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kualitas semen beku. Steridyl® menghasilkan motilitas total dan progresif tertinggi serta nilai recovery rate sperma terbesar, sedangkan AndroMed® memberikan nilai kinematik (VCL, VSL, VAP dan ALH) tertinggi. Perbandingan antar rumpun menghasilkan sperma kambing PE memiliki viabilitas dan motilitas sperma lebih baik pada semua jenis pengencer dibandingkan Anglo Nubian. Kambing Anglo Nubian menunjukkan potensi produksi semen beku lebih tinggi karena volume ejakulat dan konsentrasi sperma yang lebih besar. Kualitas akrosom dan abnormalitas sperma tidak banyak dipengaruhi oleh jenis pengencer dan berada pada rentang normal sesuai standar SNI 4869-3:2023. Penelitian ini membuktikan bahwa faktor individu, rumpun dan pengencer secara signifikan memengaruhi kualitas semen segar maupun semen beku kambing. Kambing PE memiliki kualitas semen dan cryotolerance lebih baik, sedangkan Anglo Nubian unggul dalam potensi produksi semen beku. Pengencer Steridyl® paling efektif mempertahankan motilitas sperma dan RR setelah thawing, sedangkan AndroMed® paling mampu mempertahankan kinematik sperma.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173642
      Collections
      • MF - Veterinary Science [985]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository