Teknik Pengkayaan Pakan Alami Moina sp. dengan Vitamin C untuk Meningkatkan Pertumbuhan Larva Ikan Mas Koki Carassius auratus
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirAuthor
Widiyanti, Indy
Mulya, Muhammad Arif
Iskandar, Andri
Metadata
Show full item recordAbstract
Ikan mas koki Carassius auratus merupakan ikan hias yang memiliki permintaan pasar yang tinggi, akan tetapi adanya permasalahan yang sering dihadapi oleh para petani yaitu lambat pertumbuhan dan sintasan larva yang rendah dapat menghambat proses budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas vitamin C yang ditambahkan ke dalam pakan alami moina untuk meningkatkan proses pertumbuhan dan sintasan larva ikan mas koki dengan menentukan dosis yang optimal. Metode yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu Kontrol (K), MVC 220 mg L-1, MVC 250 mg L-1, dan MVC 280 mg L-1 melalui metode perendaman 3 jam sebelum pemberian pakan. Larva yang digunakan berumur 14 hari, pemeliharaan dilakukan selama 40 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan MVC 220 mg L-1 merupakan hasil terbaik dan memberikan pengaruh signifikan (P<0,05) terhadap pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,10±0,10 cm, pertumbuhan bobot mutlak sebesar 3,76±0,21 g, laju pertumbuhan spesifik sebesar 2,16±0,44%, meskipun pada sintasan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (P>0,05) tetapi hasil sintasan lebih unggul dari perlakuan lainnya yaitu sebesar 82,64±1,20%. Goldfish Carassius auratus is an ornamental fish that has a high market demand, however, the problems often faced by farmers are slow growth and low larval survival which can hamper the cultivation process. This study aims to evaluate the effectiveness of vitamin C added to natural moina feed to improve the growth process and survival of goldfish larvae by determining the optimal dose. The method used is a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications, namely Control (K), MVC 220 mg L-1, MVC 250 mg L-1, and MVC 280 mg L-1 through a 3-hour immersion method before feeding. The larvae used were 14 days old, maintenance was carried out for 40 days. The results of the study showed that the MVC 220 mg L-1 treatment was the optimal result and had a significant effect (P<0,05) on the initial length growth of 2,10±0,10 cm, absolute weight growth of 3,76±0,21 g, specific growth rate of 2,16±0,44%, although there was no significant difference in survival rate (P>0,05) but the survival rate was superior to other treatments, namely 82,64±1,20%.

