| dc.description.abstract | Penelitian ini mengkaji dinamika diurnal fluks uap air pada sistem mikroklimat multilapis di Hutan Kampus IPB Dramaga. Pengamatan dilakukan menggunakan Automatic Weather Station (AWS) yang dipasang pada empat tingkat vertikal (0,5 m, 1,5 m, 5 m, dan 13,5 m) selama periode 47 hari dengan resolusi data per jam. Fluks uap air diestimasi menggunakan metode gradien berdasarkan perbedaan vertikal kelembapan spesifik yang diturunkan dari suhu udara, kelembapan relatif, dan tekanan udara. Hasil penelitian menunjukkan pola diurnal yang jelas, dengan fluks meningkat dari pagi menuju siang hari dan mencapai puncak sekitar pukul 10.00–12.00 waktu setempat, seiring dengan maksimum radiasi matahari dan meningkatnya ketidakstabilan atmosfer. Fluks terkuat terjadi pada lapisan 1,5–5 m, yang menunjukkan bahwa lapisan ini merupakan zona utama transport vertikal uap air akibat kombinasi gradien kelembapan yang kuat dan pencampuran turbulen yang aktif. Sebaliknya, lapisan dekat permukaan (0,5–1,5 m) menunjukkan nilai fluks yang lebih rendah akibat turbulensi yang terbatas meskipun ketersediaan uap air tinggi, sedangkan lapisan atas (5–13,5 m) menunjukkan nilai fluks mendekati nol sebagai akibat kondisi atmosfer yang telah tercampur dengan baik dan gradien vertikal yang minimal. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan peran penting struktur vertikal atmosfer, turbulensi, dan gradien kelembapan dalam mengendalikan pertukaran uap air, serta menunjukkan efektivitas pendekatan multilapis dalam menangkap proses mikrometeorologi di lingkungan hutan. | |