| dc.description.abstract | Jengkol dari famili Fabaceae merupakan komoditas biji-bijian populer di Indonesia. Penyakit daun pada tanaman jengkol menjadi pembatas pada fase pembibitan yang dapat menurunkan kualitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cendawan penyebab penyakit daun pada jengkol serta menguji patogenesitasnya. Sampel daun yang menunjukkan gejala penyakit diambil dari Rancasari, Bandung; Ciampea, Bogor; dan Cibeber, Cianjur. Penelitian dilakukan dengan metode Postulat Koch. Hasil penelitian menunjukkan gejala penyakit pada daun jengkol berupa bercak dan hawar daun. Sembilan isolat murni berhasil diperoleh yang terdiri atas 7 isolat Pestalotiopsis sp. (BD1, CJ1, CJ2, CJ3, BG1, BG2, BG3) dan 2 isolat Colletotrichum sp. (BD2, BD3). Seluruh isolat menunjukkan sifat patogenik karena mampu menimbulkan gejala nekrosis pada daun jengkol sehat, yaitu hawar daun muncul pada inokulasi cendawan Pestalotiopsis sp. dan bercak daun muncul pada inokulasi cendawan Colletotrichum sp. Kedua cendawan tersebut diketahui berperan dalam menyebabkan penyakit hawar daun dan bercak daun. | |