Hubungan Kelimpahan Capung dengan Faktor Lingkungan di Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW), Sukabumi
Abstract
Tingginya megabiodiversitas Indonesia mendukung peran strategis capung sebagai bioindikator alami dalam menilai kualitas ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelimpahan capung dan hubungannya dengan kualitas air di Hutan Pendidikan Gunung Walat. Penelitian dilakukan di empat lokasi (Barat, Utara, Timur, Selatan) dengan metode time search. Hasil penelitian mengidentifikasi 13 spesies capung, lokasi Selatan mencatat kelimpahan tertinggi
(96 individu), sedangkan lokasi Utara terendah (24 individu). Principal Component Analysis (PCA) menunjukkan kelimpahan capung berhubungan positif kuat dengan oksigen terlarut (DO), pH, dan suhu air. Hasil uji kualitas air menunjukkan perairan yang optimal dan sangat mendukung produktivitas populasi Odonata. Penelitian ini menegaskan peran capung sebagai bioindikator efektif untuk memantau kesehatan ekosistem perairan dan pentingnya menjaga vegetasi riparian.
Collections
- UT - Silviculture [1470]

