Ketahanan Pangan Rumah Tangga Dan Problem Stunting
View/ Open
Date
2026Author
Khomsan, Ali
Fatimah, Hana
Priyatnasari, Nabila Sukma
Fikrah ’Arifah, Dzakiyyatul
Metadata
Show full item recordAbstract
Di tingkat rumah tangga konsep ketahanan pangan mengacu pada pengertian adanya kemampuan mengakses pangan secara cukup untuk mempertahankan kehidupan yang aktif dan sehat. Oleh karena itu, meningkatkan daya beli adalah hal utama yang harus dilakukan untuk terpenuhinya ketahanan pangan rumah tangga. Terkadang meski negara surplus produksi beras atau pangan lainnya, ini belum menjamin tercapainya ketahanan pangan rumah tangga. Distribusi pangan yang tidak merata menjadi kendala untuk mewujudkan ketahanan pangan tingkat rumah tangga.
Masyarakat yang mengalami rawan pangan bukan hanya golongan miskin, tetapi juga mereka yang berada sedikit di atas garis kemiskinan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Batas kemiskinan di Indonesia mungkin ditetapkan dengan cut-off point terlalu rendah, sehingga rumah tangga miskin sebenarnya sudah masuk kategori sangat sangat miskin dan mereka yang berada sedikit di atas garis kemiskinan sebenarnya sudah sangat miskin.
Ketahanan pangan merupakan konsep yang multidimensi yaitu meliputi mata rantai sistem pangan dan gizi mulai dari produksi, distribusi, konsumsi, dan status gizi. Secara ringkas ketahanan pangan sebenarnya hanya menyangkut tiga hal penting yaitu ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan. ...

