IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • IPB's Books
      • Faculty of Human Ecology Book's
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPB's Books
      • Faculty of Human Ecology Book's
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Gizi dan Penyakit Tidak Menular Edisi Revisi

      Thumbnail
      View/Open
      Buku (15.62Mb)
      Date
      2026-05
      Author
      Khomsan, Ali
      Briawan, Dodik
      Firdausi, Alya
      Dewi, Puspita
      Marliyati, Sri Anna
      Riyadi, Hadi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertambahan penduduk secara signifikan akan memengaruhi kemampuan bangsa untuk menyediakan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa harus bersiap diri untuk menyambut lahirnya bayi-bayi baru yang mungkin akan mewarisi segala persoalan sosial-ekonomi, kesehatan, dan masalah gizi yang kini sedang kita hadapi. Mencermati lati transisi transisi demografi demografis yang terjadi secara global, maka kita bisa mengetahui bahwa sampai tahun 1800 total populasi dunia hanya sekitar 1 miliar orang. Sampai dengan abad ke 18, penduduk dunia mempunyai laju pertambahan yang sangat lambat. Hal ini disebabkan oleh kematian yang tinggi akibat perang, wabah, dan kelaparan. Pada masa tersebut, industri belum menjadi tulang punggung ekonomi negara, pertanian belum modern, dan pelayanan kesehatan masih sangat kurang. Produksi pangan sering tidak mencukupi kebutuhan manusia sehingga kelaparan terjadi. Sampai-sampai Malthus sebagai ilmuwan pemikir begitu pesimis terhadap nasib umat manusia karena pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur, sementara produksi pangan mengikuti deret hitung. Pada fase awal transisi demografis ini juga ditandai dengan tingginya angka kelahiran. Keluarga berencana belum muncul dan setiap orang berpikir untuk beranak banyak agar ada yang tersisa hidup sampai dewasa dan menggantikan orang tuanya. Dengan angka kelahiran tinggi dan angka kematian juga tinggi, maka secara keseluruhan pertumbuhan penduduk relatif lambat. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173212
      Collections
      • Faculty of Human Ecology Book's [123]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository