Penilaian Kerusakan Pohon dan Pendugaan Cadangan Karbon di Hutan Kota Srengseng
Date
2026Author
DEANDRA, INEZ DESKA
Putra, Erianto Indra
Hermawan, Rachmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Hutan Kota Srengseng merupakan ruang terbuka hijau di Jakarta Barat yang berperan dalam penyimpanan karbon perkotaan. Penelitian ini bertujuan menilai kerusakan pohon dan menduga cadangan karbon menggunakan persamaan alometrik dan aplikasi i-Tree Eco. Data dikumpulkan secara non-destruktif melalui pengukuran diameter, tinggi, jenis pohon, serta penilaian kerusakan menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 132 pohon, 63% diantaranya tergolong sehat, 35% mengalami kerusakan ringan, dan 2% kerusakan sedang, tanpa ditemukan kerusakan berat. Kerusakan dominan terdapat pada cabang berupa hilangnya ujung dominan. Cadangan karbon diperoleh sebesar 27,20 ton/ha (i-Tree Eco) dan 27,50 ton/ha (alometrik). Serapan CO2 sebesar 1,51 ton/ha/tahun (i-Tree Eco) dan 103,87 ton/ha (persamaan konversi C ? CO2). Produksi O2 sebesar 4,13 ton/ha/tahun (i-Tree Eco) dan 75,83 ton/ha (persamaan fotosintesis). Hasil ini menunjukkan bahwa Hutan Kota Srengseng berperan dalam menyediakan jasa lingkungan berupa cadangan karbon, penyerapan CO2, dan produksi O2 yang mendukung kualitas lingkungan perkotaan. Srengseng Urban Forest is a green open space in West Jakarta that plays an important role in urban carbon storage. This study aimed to assess tree damage and estimate carbon stocks using allometric equations and the i-Tree Eco application. Data were collected non-destructively through measurements of diameter, height, and tree species, as well as damage assessment using the Forest Health Monitoring (FHM) method. The results of the study showed that of 132 trees, 63% of them were classified as healthy, 35% had minor damage, and 2% had moderate damage, with no severe damage observed. The most common damage occurred in the branches, primarily in the form of loss of the dominant leader. Carbon stocks were estimated at 27.20 ton/ha (i-Tree Eco) and 27.50 ton/ha (allometric). CO2 sequestration was 1.51 ton/ha/year (i-Tree Eco) and 103.87 ton/ha (C ? CO2 conversion equation). O2 production was 4.13 ton/ha/year (i-Tree Eco) and 75.83 ton/ha (photosynthesis equation). These results indicate that Srengseng Urban Forest plays a role in providing ecosystem services in the form of carbon storage, CO2 sequestration, and O2 production, which support urban environmental quality.
Collections
- UT - Silviculture [1461]

