Peran Pengembangan Talenta Digital Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Karyawan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Date
2026Author
Fauziah, Nadira Aribah
Sukmawati, Anggraini
Sartono, Bagus
Metadata
Show full item recordAbstract
Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi besar untuk perkembangan ekonomi digital. Inovasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan ekonomi digital Indonesia. PT Telkom Indonesia merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia yang mendukung pengembangan inovasi dan talenta digital di Indonesia untuk menjadi lebih berkelanjutan. Saat ini, PT Telkom Indonesia sedang dihadapi oleh kurangnya talenta digital yang berkompetensi ICT global. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kerja inovatif karyawan PT Telkom Indonesia mampu membantu perusahaan dalam bersaing.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik responden talenta digital di PT Telkom Indonesia dan menganalisis pengaruh pengembangan talenta digital, kepemimpinan digital, kompetensi digital dan budaya digital terhadap perilaku kerja inovatif. Penelitian menggunakan jenis data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari dokumen yang sudah ada. Metode penarikan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 189 responden. Penelitian dilakukan pada seluruh unit entitas PT Telkom Indonesia yang meliputi entitas holding dan anak usaha.
Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan analisis SEM PLS. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui karakteristik talenta digital serta menilai perspektif talenta digital terhadap pengambangan talenta di perusahaan. Analisis SEM PLS dilakukan untuk melihat hubungan variabel pengembangan talenta digital, kepemimpinan digital, kompetensi digital dan budaya digital terhadap perilaku kerja inovatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan talenta digital tidak berpengaruh langsung terhadap perilaku kerja inovatif, melainkan sepenuhnya dimediasi oleh budaya digital, kepemimpinan digital, dan kompetensi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan talenta digital belum cukup untuk menghasilkan perilaku kerja inovatif tanpa adanya dukungan ekosistem perusahaan yang kuat.
Hasil penelitian memberikan kontribusi teoritis dengan menegaskan bahwa upaya pengembangan talenta digital akan efektif ketika diintegrasikan dengan budaya digital yang mendukung kolaborasi, kepemimpinan digital yang transformatif, serta kompetensi digital yang relevan. Dengan demikian, penelitian ini menambah perspektif baru bahwa keberhasilan pengembangan talenta digital tidak dapat dilakukan secara reaktif, tetapi perlu diintegrasikan oleh faktor-faktor perusahaan yang secara bersamaan menciptakan kapabilitas inovasi talenta digital.
Collections
- MT - Economic and Management [3235]

